
Banyuwangi, balibercerita.com –
Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dilaporkan tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu (2/7), sekitar pukul 23.20 WIB, hanya 25 menit setelah berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali.
Kejadian naas ini pertama kali terlihat oleh petugas jaga di Syahbandar Ketapang, yang segera melaporkannya kepada Basarnas dan instansi terkait lainnya. Menanggapi laporan tersebut, Basarnas mengerahkan tim dari Pos SAR Banyuwangi yang langsung bergerak menggunakan rigid inflatable boat (RIB) untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Tim rescue dari Pos SAR Jembrana juga turut dikerahkan untuk membantu upaya pencarian terhadap penumpang dan awak kapal yang diduga masih berada di laut. “Saat ini, tim dari Kantor SAR Surabaya juga sedang menuju lokasi. KN SAR Permadi telah disiapkan untuk mendukung operasi pencarian,” ujar Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M., selaku SAR Mission Coordinator pada Kamis (3/7).
Berdasarkan data manifest sementara, kapal membawa 53 penumpang dan 12 kru, serta memuat 22 kendaraan, termasuk 14 truk tronton. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seluruh penumpang dan kru kapal.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, Syahbandar Banyuwangi, Polairud Banyuwangi, Lanal Banyuwangi, TNI AL Gilimanuk, KP3 Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, BMKG Banyuwangi, BKK Banyuwangi, serta Tagana Banyuwangi.
Penyebab tenggelamnya kapal masih dalam penyelidikan. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang. (BC5)

















