Ini, Kendala Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih di Denpasar 

Air bersih
Suasana Forum Konsultasi Publik SP KPBU Penurunan NRW dan Pengembangan Sarana Distribusi SPAM. (ist)

Denpasar, balibercerita.com – 

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Denpasar bersama Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar (PDAM Denpasar) menggelar Forum Konsultasi Publik  SP KPBU Penurunan Non Revenue Water (NRW) dan Pengembangan Sarana Distribusi SPAM yang dilaksanakan di Inna Heritage Hotel, Jumat (12/8).

Konsultasi publik ini dihadiri dan dibuka langsung Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I.B. Alit Wiradana. Hadir pula, Dirut Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma Kota Denpasar I.B. Gede Arsana, Bappenas, pelanggan, serta instansi terkait dan undangan yang terdiri dari perbekel/lurah se-Kota Denpasar.

Pada forum konsultasi publik tersebut  disosialisasikan tentang studi pendahuluan KPBU penurunan NRW dan pengembangan sarana distribusi SPAM Kota Denpasar sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2021 tentang penerapan standar pelayanan minimum, pemenuhan kebutuhan pokok air bersih oleh tim konsultan.

Baca Juga:   Topang PAD, Pemkab Buleleng Gali Sektor Pertanian

Wali Kota Denpasar, I G.N. Jaya Negara dalam sambutan yang dibacakan Sekda I.B. Alit Wiradana mengatakan, pemenuhan kebutuhan pokok air bersih merupakan salah satu pelayanan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah. “Hal inilah yang mendorong Pemerintah Kota Denpasar untuk semakin meningkatkan pelayanan dan pengembangan sarana dan prasarana pelayanan air bersih kepada masyarakat di Kota Denpasar,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGS) Tahun 2016-2030, target pemenuhan air bersih adalah 100%. Sementara, pemenuhan air bersih di Kota Denpasar saat ini baru sebesar 81,11%. Belum maksimalnya pemenuhan air bersih ini disebabkan karena tingkat kehilangan air di Kota Denpasar yang cukup tinggi sekitar 40,43%. Hal ini sebagai salah satu sebab penduduk Kota Denpasar belum terlayani air bersih secara maksimal.

Baca Juga:   Di Badung, Peringatan Hari Kopi Sedunia Digelar di Agro Techno Park

“Kami Pemerintah Kota Denpasar sangat mendukung dilaksanakannya penurunan NRW dan pengembangan sarana distribusi SPAM di Kota Denpasar sebagai upaya untuk memenuhi layanan kebutuhan air bersih kepada masyarakat di Kota Denpasar,” kata Alit Wiradana.

Baca Juga:   Dorong Promosi Produk IKM Melalui Pembuatan Video Konten

Sementara, Dirut Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma Kota Denpasar, I.B. Gede Arsana mengatakan, tujuan konsultasi publik ini agar masyarakat dan pelanggan memahami mekanisme yang ada dalam setiap penyusunan kebijakan yang dibuat oleh perumda.

“Kami terus melaksanakan berbagai inovasi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih maksimal serta menyerap aspirasi karena kebutuhan masyarakat setiap harinya terus berkembang. Dan saya berharap melalui konsultasi publik ini dapat menghimpun aspirasi dan masukan para pemangku kepentingan terhadap proyek penurunan NRW dan pengembangan sarana distribusi SPAM di Kota Denpasar sebagai upaya meningkatkan cakupan dan kualitas layanan Perumda Tirta Sewaka Darma,” katanya. (BC17) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini