Jembrana Perkuat Upaya Pelestarian Penyu

0
130
Penyu
Pelepasliaran tukik di Pantai Pekutatan. (ist)

Negara, balibercerita.com –
Komitmen pelestarian penyu di Kabupaten Jembrana terus diperkuat melalui kerja nyata Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Jagat Kerthi di Desa Pekutatan. Kelompok ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kelangsungan hidup penyu yang kini masuk kategori satwa laut yang terancam punah. Tidak hanya berfokus pada penyelamatan tukik, KPP Jagat Kerthi juga aktif dalam edukasi lingkungan dan perlindungan habitat penyu dari ancaman kerusakan.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan memberikan perhatian serius terhadap upaya konservasi yang dilakukan KPP. Ia menilai, kelompok pelestari seperti KPP merupakan aset penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan menjadi contoh kolaborasi masyarakat dalam merawat lingkungan.

Baca Juga:   Tanah Eks BPPN di Pemecutan Dihibahkan ke Pemkot Denpasar

Menurutnya, pelestarian penyu tidak hanya soal menyelamatkan satu spesies, tetapi bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga laut dan masa depan ekowisata daerah. Maka dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana mendukung penuh aktivitas KPP Jagat Kerthi dan mendorong pengembangan kawasan konservasi ini menjadi destinasi wisata edukatif yang berkelanjutan.

Dengan menjadikan pelestarian sebagai bagian dari daya tarik wisata, diharapkan kegiatan konservasi dapat memberikan nilai tambah bagi ekonomi lokal tanpa mengorbankan kelestarian alam.

Baca Juga:   Kanwilkumham Bali Bentuk Satops Patnal

Sebagai bentuk dukungan, Bupati turut menyambut positif bantuan dari PT PLN (Persero) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp227.113.900. Bantuan ini ditujukan untuk penguatan fasilitas konservasi di KPP Jagat Kerthi, termasuk peningkatan kapasitas penyelamatan tukik dan sarana edukasi masyarakat.

Pihak PLN menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pelestarian lingkungan, terutama spesies laut seperti penyu. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas penyu yang diselamatkan serta memperluas dampak edukatif kepada masyarakat luas.

Baca Juga:   The Nusa Dua Tuan Rumah IFSC World Cup 2025

Sebagai rangkaian kegiatan, Bupati Kembang bersama General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Handy Wihartady mengikuti pelepasliaran tukik di pantai Pekutatan, Kamis (10/7). Aksi simbolis ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha dalam menjaga warisan laut Jembrana untuk generasi mendatang. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini