
balibercerita.com –
Serangkaian perayaan Nyepi Tahun Caka 1948, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Bebandem kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan generasi muda di desa adat. Pada tahun 2026 ini, LPD Desa Adat Bebandem menyalurkan bantuan dana kepada sembilan sekaa teruna (ST) yang tersebar di banjar adat wilayah Desa Adat Bebandem.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas dan aktivitas para pemuda desa adat, khususnya dalam mempersiapkan berbagai rangkaian kegiatan menjelang hari raya Nyepi, seperti pembuatan ogoh-ogoh serta kegiatan sosial dan budaya yang digerakkan oleh sekaa teruna.
Ketua LPD Desa Adat Bebandem, Triesna Agung Surya Mahardhika mengatakan bahwa dukungan kepada sekaa teruna merupakan bagian dari komitmen LPD untuk ikut menjaga keberlanjutan seni dan budaya Bali melalui peran generasi muda.
Menurutnya, sekaa teruna memiliki peran penting dalam menjaga dinamika kehidupan adat di tingkat banjar, termasuk dalam menghidupkan tradisi, memperkuat kebersamaan, serta menjadi ruang bagi para pemuda untuk mengekspresikan kreativitas seni dan budaya.
“LPD Desa Adat Bebandem senantiasa mendukung kegiatan sekaa teruna. Pada tahun 2026 ini kami telah menyerahkan bantuan dana kepada sembilan sekaa teruna yang ada di banjar adat di Desa Adat Bebandem. Ini merupakan wujud komitmen kami agar generasi muda tetap semangat berkreasi dalam seni dan budaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai bantuan finansial semata, tetapi juga sebagai bentuk kepercayaan kepada generasi muda agar terus aktif berpartisipasi dalam menjaga nilai-nilai adat, tradisi, serta identitas budaya Bali di tengah perkembangan zaman.
Dengan adanya dukungan ini, diharapkan sekaa teruna di Desa Adat Bebandem dapat terus berkarya dan berinovasi dalam menampilkan kreativitas seni, khususnya dalam rangkaian kegiatan menjelang Nyepi yang identik dengan pembuatan ogoh-ogoh dan kegiatan kebersamaan di lingkungan banjar. Selain itu, keterlibatan aktif generasi muda dalam berbagai kegiatan adat juga dinilai penting untuk mempererat solidaritas antarwarga sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Melalui dukungan yang konsisten dari lembaga desa adat seperti LPD, diharapkan semangat pelestarian budaya Bali tetap terjaga dan terus berkembang, seiring dengan tumbuhnya kreativitas generasi muda di tingkat desa adat. (BC5)
















