Beranda Umum Jaga Daya Tarik Wisata, Pantai Melasti Perkuat Penanganan Sampah

Jaga Daya Tarik Wisata, Pantai Melasti Perkuat Penanganan Sampah

0
Pantai Melasti
Aksi bersih-bersih Pantai Melasti, Minggu (18/10). (ist)

balibercerita.com –
Menjaga kebersihan destinasi wisata pesisir membutuhkan upaya berkelanjutan, terlebih ketika sampah kiriman masih menjadi persoalan yang berulang. Kondisi ini turut dihadapi Pantai Melasti, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, dengan rumput laut menjadi salah satu jenis sampah yang mendominasi kawasan pantai.

Untuk menjaga kebersihan kawasan di tengah aktivitas pariwisata, pengelola Pantai Melasti memperkuat kepedulian lingkungan melalui aksi bersih pantai setiap dua minggu sekali. Kegiatan ini melibatkan pelaku usaha, termasuk pengelola beach club dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:   Banjir Landa Sejumlah Wilayah di Bali Akibat Hujan Lebat, Curah Tertinggi Capai 118 mm

Kepala Bagian Pengembangan Pantai Melasti, I Putu Alit Wirawan mengatakan, sampah yang ditemukan di kawasan tersebut umumnya merupakan sampah kiriman yang diduga terbawa dari pantai lain maupun wilayah pesisir di sekitarnya. “Umumnya sampah di sini merupakan sampah kiriman, baik dari pantai lain maupun kawasan pesisir. Namun, yang dominan biasanya rumput laut,” ungkap Alit.

Aksi bersih pantai yang kembali dilaksanakan pada Minggu (18/10), merupakan bentuk kepedulian pengelola terhadap kebersihan lingkungan pesisir. Kegiatan tersebut juga menjadi upaya tambahan di luar penanganan kebersihan yang dilakukan petugas setiap hari. “Agenda kegiatan beach cleaning dari pengelola Pantai Melasti ini sebagai bentuk peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di daerah pesisir. Kegiatan kami agendakan setiap dua minggu sekali,” ujarnya.

Baca Juga:   Tim SAR Cari Lansia 79 Tahun yang Hilang di Nusa Penida

Pelaksanaan kegiatan sementara dijadwalkan setiap hari Minggu, dengan mempertimbangkan kecenderungan meningkatnya kunjungan wisatawan pada akhir pekan. Namun, jadwalnya dapat menyesuaikan apabila bertepatan dengan kegiatan keagamaan umat Hindu. Sejak mulai dijalankan, aksi bersih pantai ini telah terlaksana sekitar empat kali.

Dalam kegiatan Minggu tersebut, sampah yang terkumpul diperkirakan mencapai sekitar 20 wadah atau kantong penampungan. Sampah dikumpulkan di sejumlah titik untuk memudahkan pengangkutan, mengingat kawasan Pantai Melasti memiliki bentang wilayah yang cukup luas.

Baca Juga:   15,5 Juta Penumpang Lewat Bandara Ngurah Rai hingga Agustus, Konektivitas Bali Terus Diperkuat

Alit menegaskan, kebersihan pantai tidak hanya mengandalkan kegiatan bersama yang digelar secara berkala. Pengelola tetap menyiagakan sekitar 20 personel kebersihan yang dibagi dalam dua sif untuk melakukan pembersihan setiap hari.

Selain penanganan sampah, pengelola juga menjalankan program penghijauan melalui penanaman kembali dan penambahan tanaman peneduh di sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terjaganya lingkungan pantai secara berkelanjutan.

“Harapan kami, kegiatan rutin ini memberikan dampak yang signifikan terhadap kebersihan, khususnya di kawasan Pantai Melasti. Dengan begitu, kunjungan wisatawan bisa memberikan kesan yang lebih asri terhadap kawasan kami,” harapnya. (BC5)