Awal Musim Hujan 2025–2026 di Bali, 40 Persen Lebih Cepat dari Rata-rata

0
182
Musim
Pemaparan materi prakiraan awal musim hujan tahun 2025-2026 Provinsi Bali. (ist)

balibercerita.com –
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan 2025–2026 di Bali akan berbeda dengan kondisi rata-rata klimatologis 1991–2020. Dari 20 Zona Musim (ZOM) yang ada di Bali, sebanyak 8 ZOM (40 persen) diperkirakan maju lebih cepat, 6 ZOM (30 persen) sama dengan rata-rata, dan 6 ZOM (30 persen) mundur lebih lambat.

Baca Juga:   Persib Bandung Gagal Kubur Bali United di GBLA

Kepala Stasiun Klimatologi Bali, Aminudin Al Roniri menjelaskan bahwa variasi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer serta kondisi fisis yang terus berkembang. “Tidak semua wilayah mengalami musim hujan pada waktu yang sama. Ada yang lebih cepat dari biasanya, ada juga yang justru mundur,” jelasnya belum lama ini di Kuta.

Baca Juga:   Jemput Bola hingga Hotel, Imigrasi Ngurah Rai Pastikan WNA Terdampak Pembatalan Penerbangan Tetap Aman dan Terlayani

Data BMKG menunjukkan, wilayah yang diperkirakan mengalami hujan lebih awal di antaranya meliputi Bangli bagian selatan, Karangasem bagian selatan, dan Klungkung bagian utara. Sementara beberapa daerah lain tetap masuk musim hujan sesuai rata-ratanya, dan sebagian wilayah perkotaan serta pesisir Bali justru diprediksi lebih lambat.

Baca Juga:   Dibahas, Pengembangan Layanan Stem Cell di RSD Mangusada 

Perbandingan ini menjadi penting bagi pemerintah daerah maupun masyarakat untuk mengantisipasi dampak, terutama di sektor pertanian, air bersih, dan pengendalian bencana. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini