Denpasar, balibercerita.com –
Komitmen memperkuat sumber daya manusia (SDM) event berbasis vokasi di Bali menjadi salah satu sorotan utama dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) II Ivendo Bali, yang digelar Jumat (18/7), di Bali Sunset Road Convention Center. Momen penting ini ditandai dengan penandatanganan memorandum of agreement (MoA) antara Ivendo Bali dan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali.
Kerja sama ini diarahkan untuk menjembatani dunia pendidikan dan industri, melalui program link-and-match yang strategis guna menyiapkan talenta event planner yang kompeten dan siap pakai.
Ketua Umum DPP Ivendo, Irvan Mahidin Sukamto menyebut, kolaborasi dengan institusi pendidikan vokasi adalah langkah penting untuk memastikan regenerasi SDM yang sesuai dengan tuntutan industri. “Kami melihat kebutuhan industri event saat ini tidak hanya soal kreativitas, tetapi juga profesionalisme dan keterampilan teknis yang bisa dipenuhi melalui pendidikan vokasi,” ujarnya.
Musda II ini juga menetapkan secara aklamasi Yatnanta Yoga Pradana sebagai Ketua DPD Ivendo Bali untuk periode 2025–2029, menggantikan Grace Jeanie. Yoga yang juga Direktur Y&R MICE menegaskan komitmennya untuk membangun kepengurusan yang terbuka, kolaboratif, dan mendukung ekosistem event yang berkelanjutan. “Kita perlu membangun sinergi antarpelaku, memperkuat kemitraan, dan menghadirkan ekosistem event yang inklusif. Ivendo adalah rumah bersama,” ujar Yoga dalam sambutan perdananya.
Dalam forum yang dihadiri perwakilan dari berbagai kalangan akademisi, pemerintah daerah, asosiasi profesi, dan pelaku industri event peran strategis Ivendo dalam pemulihan dan penguatan ekonomi kreatif pascapandemi turut disoroti.
Drs. I Gusti Ngurah Wiryanata, mewakili Gubernur Bali, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor event dan MICE menjadi tulang punggung pariwisata Bali ke depan. “Kemitraan antara asosiasi dan institusi pendidikan seperti ini akan mempercepat transformasi SDM Bali menjadi lebih adaptif dan kompetitif,” katanya.
Tak hanya itu, semangat kebersamaan juga terlihat dalam proses pemilihan. Kandidat lain, Ni Kadek Cinthya Dwi Pratiwi, menyatakan dukungannya kepada Yoga dan siap berkontribusi dalam kepengurusan. Ini menjadi contoh sinergi yang diharapkan bisa terus hidup dalam tubuh organisasi.
Sebagai penutup, forum memberikan penghargaan kepada kepengurusan sebelumnya dan menegaskan bahwa regenerasi dalam asosiasi harus berjalan dengan semangat kesinambungan.
Dengan kepemimpinan baru dan kerja sama strategis yang telah dijalin, Ivendo Bali diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam memajukan industri event di Bali dan memperkuat daya saingnya di tingkat nasional. (BC5)
















