Beranda Umum Ibu Balita Korban Banjir Bandang di Tabanan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi...

Ibu Balita Korban Banjir Bandang di Tabanan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

0
Banjir Bandang di Tabanan
Proses evakuasi jenazah korban oleh tim SAR gabungan. (ist)

balibercerita.com –
Setelah menemukan jasad balita perempuan Audrey (1,5) yang merupakan korban banjir bandang di Banjar Kuwum Ancak, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, tim SAR gabungan kembali menemukan jasad sang ibu, Yuliana Da Costa Makum (29), pada Kamis siang (22/1) sekitar pukul 14.00 Wita.

Korban ditemukan di tepi Sungai Yeh Ge, tepatnya di Banjar Koripan Kaja, Desa Abian Tuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Jasad Yuliana pertama kali diketahui oleh seorang warga yang sedang mencari pakan ternak di sekitar lokasi. Saat ditemukan, posisi tubuh korban dalam keadaan telungkup.

Baca Juga:   Rayakan HUT ke-129, Bank BRI Usung Tema BRILiaN dan Cemerlang

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya membenarkan bahwa Yuliana merupakan korban terakhir yang masih dalam pencarian Tim SAR gabungan. “Korban hanyut sejauh kurang lebih 6,9 kilometer dari lokasi kejadian dengan heading 180 derajat. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke RSUD Singasana, Nyitdah, Kabupaten Tabanan, menggunakan ambulans Bali Bhuana Rescue,” jelas Sidakarya.

Baca Juga:   BBPOM Uji Keamanan Pangan Buka Puasa

Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian dan pertolongan yang melibatkan unsur SAR gabungan secara resmi dinyatakan ditutup. “Saya atas nama pribadi dan organisasi mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam upaya pencarian korban. Kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi,” imbuhnya.

Baca Juga:   Masyarakat Bhuana Giri Dilatih Hadapi Potensi Erupsi Gunung Agung

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca buruk pada musim penghujan, guna meminimalisir risiko dan korban jiwa akibat bencana alam. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini