balibercerita.com –
Hujan deras yang mengguyur kawasan Desa Adat Batur, Kintamani, Bangli tidak menyurutkan ketulusan bhakti pangemong dan krama panyungsung dalam mengikuti rangkaian puncak Pujawali Sasih Kasanga di Pura Alas Arum Batur. Di tengah guyuran hujan dan angin kencang, umat tetap khusyuk melaksanakan persembahyangan dan mengikuti seluruh prosesi upacara dengan suasana sakral dan penuh kekhidmatan.
Puncak Pujawali Sasih Kasanga di Pura Alas Arum Batur yang digelar pada Pangelong Ping 2 Sasih Kasanga atau dua hari setelah Rahina Purnama, tepatnya Kamis, 5 Maret 2026 di-puput oleh Jero Balian Alas Arum Batur. Pelaksanaan upacara suci ini sebagai bentuk penghormatan dan persembahan bhakti krama kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura Alas Arum Batur.
Meski cuaca kurang bersahabat, pangemong dan krama panyungsung tetap memadati areal pura untuk mengikuti persembahyangan bersama. Suasana religius terasa semakin kuat ketika doa-doa suci dipanjatkan di tengah suara hujan yang mengguyur kawasan pura, seolah menjadi bagian dari alam yang turut menyertai jalannya yadnya.
Kondisi tersebut menunjukkan kuatnya sraddha dan bhakti umat dalam menjaga tradisi pujawali yang telah diwariskan secara turun-temurun di Pura Alas Arum Batur. Upacara berlangsung tertib dan khidmat hingga seluruh rangkaian prosesi selesai dilaksanakan.
Prosesi Puncak Pujawali ini di-upasaksi oleh Pamucuk Desa Adat Batur, Jero Gede Batur Kanginan didampingi oleh Jero Penyarikan Duhuran Batur, Jero Penyarikan Alitan Batur, Jero Mangku, Jero Pakraman/Kasinoman Desa Adat Batur, Jero Mekel, serta pangiring lainnya. Upacara yang dimulai dari pukul 16.00 Wita berjalan dengan lancar yang diiringi oleh sejumlah tari wali, diantaranya Tari Baris Pendet oleh Tempek Roban Pura Alas Arum dan dilanjutkan dengan Tari Baris Gede, Baris Jojoran, Baris Bajra, Baris Perisi, Baris Dabdab, dan Rejang Daha Bunga.
Pamucuk Pura Alas Arum Batur, Jero Lingsir Alas Arum didampingi Jero Penyarikan Alas Arum dan Kasinoman /Manggala Prawartaka Karya mengatakan, Ida Bhatara/i nyejer selama 5 hari sebelum nanti katuran Bakti Ngaluhur/Masineb pada Selasa, 10 Maret 2026. “Selama Ida Bhatara/i nyejer, umat dipersilakan untuk pedek tangkil ngaturang sembah bakti,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pamucuk Pura Alas Arum Batur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Karya Pujawali Sasih Kasanga, baik melalui dukungan tenaga, pikiran, maupun bantuan lainnya sehingga seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar.
“Kami, atas nama pamucuk, pangemong, prajuru, serta seluruh pangempon dan panyungsung Pura Alas Arum Batur, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat, baik secara moral maupun material, serta ayah-ayahan yang telah dilakukan sehingga rangkaian Karya Pujawali Sasih Kasanga ini dapat berjalan dengan lancar. Apabila selama pelaksanaan terdapat hal-hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf. Semoga Ida Bhatara yang berstana di Pura Alas Arum Batur senantiasa memberikan wara nugraha kepada alam semesta beserta seluruh isinya,” pungkasnya. (BC18)














