Dua Remaja Tersesat di Gunung Abang, Tim SAR Lakukan Evakuasi Dramatis

0
244
Remaja tersesat
Proses evakuasi korban ke rumah sakit. (ist)

balibercerita.com –
Dua orang pendaki asal Gianyar dilaporkan tersesat saat mendaki Gunung Abang, Bangli, pada Sabtu (21/9). Keduanya adalah Candra (17) dan Diah (17), warga Desa Petak, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar.

Mereka mulai mendaki sejak pukul 10.00 Wita. Namun, saat berada di ketinggian 1.534 mdpl, kedua remaja ini kehilangan arah. Menyadari kondisi tersebut, korban sempat menghubungi keluarga yang kemudian melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang.

Baca Juga:   Korban Banjir Bandang di Banjar Bertambah: Komang Suci Ditemukan Meninggal, Dua Anak Masih Dicari

“Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi pukul 20.30 Wita, dari Bapak Wayan Sutapa,” jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

Mendapat laporan itu, tim Rescue Pos SAR Karangasem dengan lima personel segera bergerak menuju lokasi menggunakan rapid deployment land SAR unit. Pencarian dilakukan bersama pemandu lokal serta melibatkan unsur masyarakat.

Baca Juga:   DPMPTSP dan Disdukcapil Badung Berhasil Wujudkan Pelayanan Prima Tahun 2021

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 22.50 Wita, kedua pendaki berhasil ditemukan pada ketinggian 1.750 mdpl dalam kondisi selamat. Namun, salah satu korban, Diah, mengalami cedera di kaki akibat sempat terjatuh.

Evakuasi kemudian dilakukan menuju Desa Terunyan. Sekitar pukul 00.55 Wita, Minggu (22/9), korban tiba di Pos Pemandu Terunyan Madya. Satu jam setelahnya, Diah dibawa ke Rumah Sakit Tipe D Tianyar Barat, Karangasem, dengan ambulans Puskesmas Kubu 2 untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:   Imigrasi Gencarkan Pengawasan WNA dan Edukasi Melalui Operasi Bali Becik

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Puskesmas Kubu, pokdarwis trekking bukit, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini