DPRD Badung Ajak Masyarakat Jadikan Budaya Bersih sebagai Gerakan Bersama

0
16
DPRD Badung
I Gusti Anom Gumanti saat memimpin aksi bersih pantai bersama Bupati Badung. (ist)

balibercerita.com –
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti mendampingi Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa memimpin langsung Gerakan Bali Bersih Sampah yang dipusatkan di Pantai Petitenget pada Minggu (1/3). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir dan destinasi wisata di Kabupaten Badung.

Aksi yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Badung tersebut tidak hanya berfokus pada pembersihan sampah plastik, tetapi juga dirangkaikan dengan penanaman pohon di area pesisir. Kegiatan korve menyisir garis pantai dari Pantai Petitenget hingga Pantai Cemagi, sementara gerakan serupa dilaksanakan secara serentak di lingkungan banjar di seluruh wilayah Badung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Bali Bersih Sampah sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait penguatan penanganan sampah dan tata kelola pariwisata, sekaligus sejalan dengan instruksi Gubernur Bali yang mencanangkan aksi serentak di seluruh Bali.

Baca Juga:   Tanam 1.000 Kelapa Daksina di Tukad Unda, Koster Ajak Perkuat Budaya dan Ekologi Bali

Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti menegaskan bahwa kebersihan pantai merupakan fondasi utama keberlanjutan pariwisata sekaligus cerminan kualitas hidup masyarakat Badung. Menurutnya, pantai bukan hanya ruang rekreasi, tetapi juga sumber ekonomi, identitas budaya, dan kebanggaan daerah yang harus dijaga bersama. Ia mengingatkan, ketika pantai tercemar, dampaknya tidak hanya dirasakan lingkungan, tetapi juga menurunkan kepercayaan wisatawan, pendapatan masyarakat, hingga citra daerah di tingkat nasional dan internasional.

“Badung hidup dari pariwisata, dan pantai adalah wajah yang pertama kali dilihat dunia. Menjaga kebersihan pantai berarti menjaga masa depan ekonomi, lapangan kerja, dan keberlangsungan kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa upaya menjaga kebersihan tidak boleh berhenti pada aksi seremonial, melainkan harus menjadi gerakan kolektif yang berkelanjutan. Penanganan sampah, lanjutnya, harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, dimulai dari perubahan pola pikir dan perilaku di tingkat rumah tangga. Edukasi tentang pemilahan sampah, pengurangan plastik sekali pakai, hingga penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber menjadi kunci keberhasilan.

Baca Juga:   Tabanan Tegaskan Dukungan Digitalisasi Bansos di Rakor Pemprov Bali

“Jika dari rumah sudah tumbuh kesadaran untuk mengelola sampah dengan baik, maka persoalan di hilir akan jauh lebih ringan. Kita ingin membangun budaya bersih yang lahir dari kesadaran, bukan karena keterpaksaan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, pelaku usaha pariwisata, desa adat, hingga generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam menjaga lingkungan. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar program penanganan sampah tidak berjalan parsial, melainkan terpadu dan berkelanjutan.

Baca Juga:   Kunjungi Gianyar, Wamen Isyana Pastikan MBG 3B Perkuat Intervensi 1.000 HPK dan Cegah Stunting Sejak Dini

Ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai pihak yang menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan di Badung semakin tumbuh dan mengakar. “Lingkungan yang bersih adalah warisan paling berharga bagi generasi mendatang. Apa yang kita jaga hari ini akan menentukan kualitas hidup anak cucu kita di masa depan. Karena itu, merawat alam bukan hanya tugas pemerintah, tetapi panggilan moral seluruh masyarakat Badung,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran forkopimda, anggota DPRD Badung, pimpinan OPD, instansi vertikal, TNI, Polri, para camat se-Kabupaten Badung, perbekel/lurah, bendesa adat, pelaku usaha pariwisata, mahasiswa, pelajar tingkat SD hingga SMA/SMK, serta ribuan relawan dari berbagai lapisan masyarakat yang bersatu dalam semangat gotong royong mewujudkan Badung yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini