balibercerita.com –
Kunjungan dua legenda Liverpool FC, Natasha Dowie dan Sami Hyypiä ke Bali pada Sabtu (19/9) meninggalkan kesan yang sulit dilupakan. Bukan hanya soal pembukaan toko resmi Liverpool di Bali, keduanya justru dibuat terpukau oleh sambutan hangat dan antusiasme Liverpudlian Bali.
Nyanyian, tarian, hingga semangat para penggemar menjadi perhatian khusus Dowie. Mantan pemain Liverpool Women tersebut menyebut apa yang ditunjukkan penggemar di Bali sebagai gambaran nyata kecintaan mereka terhadap klub asal Inggris itu. “Aksi bernyanyi dan menari itu sudah mewakili segalanya. Sungguh luar biasa. Semangat dan kecintaan terhadap permainan ini benar-benar terasa. Sangat tulus,” ujar Dowie.
Bagi Dowie, sambutan tersebut terasa semakin istimewa karena menjadi bagian dari kunjungannya bersama Hyypiä dalam rangkaian agenda Liverpool di Indonesia. Ia mengaku sangat senang bisa hadir dalam momentum pembukaan toko resmi Liverpool di Bali.
Ia bahkan menyebut beberapa pekan terakhir sebagai pengalaman luar biasa. Sambutan dari penggemar membuatnya merasa begitu diterima, hingga kenangan selama berada di Indonesia diyakini akan melekat dalam ingatannya. “Sungguh sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari pembukaan toko ini. Saya dan Sami merasa sangat istimewa karena diundang hadir di sini. Para penggemar membuat kami merasa sangat dicintai,” katanya.
Kesan serupa dirasakan Sami Hyypiä. Legenda Liverpool asal Finlandia itu mengaku sudah mengenal karakter suporter Asia sejak masih aktif bermain. Namun, kunjungannya ke Bali menjadi pengalaman baru karena untuk pertama kalinya ia datang ke Indonesia.
Hyypiä mengaku terkesan melihat bagaimana antusiasme penggemar meningkat ketika pertandingan memasuki area pertahanan lawan. “Ketika bola semakin mendekati gawang, gemuruh suara penonton pun semakin meningkat. Menurut saya itu luar biasa. Begitu pula dengan semangat dan antusiasme para penggemarnya,” ujarnya.
Yang membuatnya semakin terkejut adalah besarnya basis pendukung Liverpool di Indonesia. Ia menyebut angka sekitar 31 juta penggemar Liverpool di Indonesia. “Ini adalah kali pertama saya berkunjung ke sini, pertama kalinya di Bali dan di Indonesia. Sungguh luar biasa melihat betapa banyaknya pendukung yang kami miliki di sini,” katanya.
Menurut Hyypiä, jauhnya jarak Indonesia dengan Inggris ternyata tidak menjadi penghalang bagi kecintaan penggemar terhadap Liverpool. Karena itu, ia menilai kehadiran klub secara langsung di Asia menjadi penting untuk mempererat hubungan tersebut. Salah satunya melalui toko resmi Liverpool yang kini hadir di Bali.
Bagi Hyypiä, toko tersebut bukan sekadar tempat membeli jersey atau merchandise, tetapi menjadi salah satu cara klub mendekatkan diri dengan penggemar yang selama ini hanya bisa mengikuti Liverpool dari jauh.
Dowie pun melihat sisi lain dari kehadiran toko tersebut. Menurutnya, tempat itu dapat menjadi ruang bagi para penggemar untuk saling terhubung, bertemu teman baru dan berbagi cerita tentang klub kesayangan mereka.
Kedekatan dengan penggemar memang menjadi bagian penting dari kehidupan Dowie setelah pensiun. Selama lebih dari 20 tahun berkarier, ia bermain untuk 14 klub di enam negara. Namun, dua musim bersama Liverpool pada 2012 dan 2013 menjadi salah satu periode paling berkesan dalam perjalanan kariernya.
Bersama Liverpool, Dowie meraih gelar juara dua musim berturut-turut. Kini, meski sudah tidak bermain secara profesional, ia tetap menjadi bagian dari keluarga besar Liverpool melalui perannya sebagai duta klub.
Menurut Dowie, kesempatan untuk tetap terhubung dengan klub setelah pensiun memiliki arti besar bagi seorang mantan atlet. “Sebagai atlet profesional, masa pensiun itu terasa sangat berat. Identitas kita selama ini melekat pada status sebagai pemain. Jadi, transisi menjadi duta klub, di mana saya tetap merasa menjadi bagian dari klub, itu sungguh berarti,” tuturnya.
Sementara, Hyypiä menghabiskan satu dekade bersama Liverpool. Klub tersebut bahkan sudah menjadi tim favoritnya sejak kecil, sehingga bergabung dengan Liverpool disebutnya sebagai mimpi yang menjadi kenyataan.
Kini, keduanya kembali berkeliling dunia membawa nama Liverpool dan bertemu langsung dengan para penggemar. Dowie mengaku selalu kagum ketika mengetahui penggemar rela menempuh perjalanan panjang dari Indonesia hingga Inggris hanya untuk menyaksikan pertandingan Liverpool secara langsung.
“Bagi saya, itulah penggemar sejati. Baik saat menang, kalah, atau seri, dalam suka maupun duka, kalian tetap bangun dan menjalani hari. Saya sangat menghargai hal itu,” ujarnya.
Kepada Liverpudlian Bali dan Indonesia, Dowie pun menitipkan pesan sederhana: terus memberikan dukungan kepada Liverpool. “Terima kasih banyak. Kalian benar-benar membuat kami merasa sangat disambut hangat. Teruslah ikuti perjalanan tim ini dan semoga kita bisa menjalani musim yang sangat sukses tahun ini,” pungkasnya. (BC5)


















