Di Tengah Ajang The Lake Toba GP 2025, ITDC Gelar Parade Clean Up

0
275
Danau Toba
Aksi bersih-bersih di sekitar Danau Toba. (ist)

Balige, balibercerita.com –
Di tengah kemeriahan ajang internasional The Lake Toba GP 2025 yang menghadirkan dua kejuaraan dunia bergengsi, yakni UIM-ABP Aquabike Endurance & Class Pro Circuit World Championship serta UIM F1H2O World Championship Grand Prix of Indonesia 2025, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar aksi Parade Clean Up, Jumat (22/8), di kawasan Balige, Danau Toba.

Sebanyak 50 relawan ikut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih ini, menyisir area sekitar venue untuk memungut sampah dan menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye environmental, social, and governance (ESG) waste management, sebagai bentuk komitmen ITDC terhadap penyelenggaraan sport tourism yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Baca Juga:   Kuta Culture Weekend, Cara Asyik Menikmati Budaya Sambil Nonton Sunset di Pantai Kuta

“Melalui ESG waste management campaign, kami ingin memastikan bahwa keindahan Danau Toba terjaga dan dapat terus dinikmati generasi mendatang. Kami bangga melihat antusiasme relawan yang ikut terlibat langsung dalam aksi ini. Hal ini membuktikan bahwa sport tourism dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan,” ujar Troy Warokka, Direktur Operasi ITDC sekaligus Ketua Panitia The Lake Toba GP 2025.

Baca Juga:   Lezatnya Nasi Be Guling Men Janji

Tak hanya bersih-bersih, ITDC juga menggelar edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat. Edukasi mencakup cara memilah, mengurangi, dan membuang sampah secara bijak. Signage dan media edukasi dipasang di sejumlah titik strategis area venue, guna mengingatkan pengunjung akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga:   Bersahabat dengan Bule, Sejumlah Pedagang di Pantai Kuta Punya Nama Panggilan Internasional

Dengan kegiatan ini, ITDC dan para stakeholder berharap Danau Toba tak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga sebagai simbol komitmen terhadap kelestarian lingkungan. Partisipasi aktif masyarakat dinilai penting agar semangat ini terus tumbuh dan menjadi budaya, menjadikan Danau Toba sebagai destinasi kebanggaan dunia yang berkelanjutan. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini