Arak Pererat Hubungan Made Mawut dan Kaka Slank

0
241
Kaka Slank
Made Mawut. (ist)

Denpasar, balibercerita.com – 

Single musisi blues Bali Made Mawut yang berjudul Arak Steady Blues, terkoneksi dengan lagu Bali Bagus yang dibawakan Slank. Kedua lagu tersebut memiliki keterkaitan dengan arak Bali yang merupakan minuman warisan budaya tak benda Indonesia. Koneksi itu semakin erat terjalin karena Kaka vokalis Slank ikut berkolaborasi mengisi suara lagu Arak Steady Blues. Single ini telah dirilis dengan format video musik di kanal Youtube pada 30 September 2022. 

Single Arak Steady Blues menjadi penanda Made Mawut menuju album ketiga yang akan dirilis tahun 2023. Sebelum album penuh itu dikeluarkan, rencananya solois asal Denpasar itu akan melepas satu single baru lagi pada Desember 2022. Dari penggalan lirik lagu Bali Bagus Slank, Made Mawut melalui single Arak Steady Blues mencoba menggugah kembali daya ingat para pendengar akan kemasyuran arak Bali. 

Baca Juga:   Jelang Hiatus, Fiersa Besari akan Tampil di GWK Bali Countdown 2025

Kolaborasi Kaka Slank bersama Made Mawut di single Arak Steady Blues bukan menjadi kali pertama terjadi. Jauh sebelumnya, keduanya pernah duet membawakan lagu Lingkaran Setan milik Made Mawut versi live session. Melalui kolaborasi pertama itu, Made Mawut kemudian menyodorkan draf lagu Arak Steady Blues kepada Kaka. Gayung bersambut, Kaka langsung bersedia mengisi suara dalam lagu itu. Kaka lalu ke Bali menjalani proses rekaman. Selain Kaka Slank, turut andil mengisi di lagu Arak Steady Blues adalah Wayan Jail melalui permainan harmonika.

Baca Juga:   Marc Marquez Datang ke Mandalika Sebagai Juara Dunia, Siap Adu Gengsi di MotoGP Indonesia 2025

Lagu Arak Steady Blues ditulis Made Mawut tahun 2021. Saat situasi tak menentu, orang dibatasi untuk bertemu karena aturan pandemi. Kemudian muncul kerinduan berkumpul dengan orang-orang terdekat dengan ditemani putaran sloki arak. “Meski seteguk arak, rindu untuk bertemu teman bisa terobati,” sebutnya. 

Di balik selebrasi perputaran sloki arak, ada ironi kehidupan para perajin arak. Ada keringat perjuangan para perajin arak untuk menghasilkan setetes arak. Proses produksi nan rumit dan memakan waktu, tidak sebanding dengan receh yang mereka dapat. Terlebih cuapan penguasa untuk mendukung perajin arak seperti angin lalu. Alih-alih mendapat rasa aman, ada regulasi yang siap menikam kapan saja. 

Baca Juga:   Penampilan Noah Pecah, Kaget Dapat Sambutan Luar Biasa

Tetesan air nira yang disadap setiap pagi dan sore diolah menjadi arak. Dari arak itu perajin memperoleh penghasilan uang untuk membayar kebutuhan dasar. Termasuk upeti untuk peradaban yang mereka yakini dapat melindunginya. Ironi itu kemudian ditangkap Made Mawut, yang kemudian digambarkan kedalam video musik yang digarap oleh Hadhi Kusuma dari Lianline Film. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini