Beranda Kesehatan Antisipasi Gangguan Kesehatan Pengantre BBM, Pemkab Tabanan Siagakan Tim Medis di Belasan...

Antisipasi Gangguan Kesehatan Pengantre BBM, Pemkab Tabanan Siagakan Tim Medis di Belasan SPBU

0
Antre BBM
Petugas medis bersiaga di salah satu SPBU di Tabanan. (ist)

balibercerita.com –
Pemkab Tabanan menyiagakan tim pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di belasan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk mengantisipasi gangguan kesehatan masyarakat akibat antrean BBM yang memanjang. Personel medis dari puskesmas hingga rumah sakit negeri dan swasta dikerahkan untuk memberikan penanganan cepat kepada warga yang membutuhkan bantuan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi, S.Ked., M.M., mengatakan, langkah tersebut merupakan upaya pencegahan untuk mengantisipasi kondisi darurat, seperti kelelahan, pusing, pingsan, maupun keluhan kesehatan lainnya yang dialami warga saat mengantre BBM.

“Kami menyiagakan tim P3K gabungan dari puskesmas dan rumah sakit, baik negeri maupun swasta di seluruh wilayah Tabanan. Langkah ini adalah bentuk antisipasi awal agar masyarakat yang sedang mengantre BBM tetap terlayani dengan baik jika mengalami gangguan kesehatan atau situasi darurat,” ujarnya, Rabu (14/10), di Tabanan.

Baca Juga:   Gejala Samar Bikin Tumor Otak Kerap Terlambat Terdeteksi

Penempatan petugas dilakukan di sejumlah SPBU dengan melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Di Kecamatan Marga, tim P3K Puskesmas Marga 1 berkoordinasi dengan kepolisian dan pengelola SPBU Jalan Wisnu Marga. Sementara itu, tim P3K Tabanan 2 ditempatkan di SPBU Celebuh.

Di kawasan perkotaan dan jalur utama, petugas medis dari RS Wisma Prashanti bersiaga di SPBU Pesiapan, RSIA Puri Bunda di SPBU McD Jalan Bypass Soekarno, RSUD Tabanan di SPBU Sanggulan, serta Puskesmas Tabanan 3 di SPBU Gerogak Gede.

Baca Juga:   Realisasi Program Cek Kesehatan Gratis di Tabanan Masih di Bawah Target 

Penyiagaan juga dilakukan di wilayah lain untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pertolongan pertama. Tim P3K RSU Bhakti Rahayu Tabanan bertugas di SPBU Buruan, Puskesmas Baturiti 2 di SPBU Perean, dan Puskesmas Kerambitan 1 di SPBU Lumajang.

Adapun di Kecamatan Kediri, personel P3K dari Puskesmas Kediri 2 ditempatkan di SPBU Abiantuwung, Puskesmas Kediri 1 di SPBU Pandak, serta Puskesmas Kediri 3 di SPBU Beraban. Untuk wilayah Selemadeg, tim dari Puskesmas Selemadeg bersiaga di SPBU Berembeng, sedangkan Puskesmas Selemadeg Barat bertugas di SPBU Soka.

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat di tengah kondisi antrean BBM. Ia meminta warga tetap tenang dan memperhatikan kondisi kesehatan selama menunggu giliran pengisian bahan bakar.

Baca Juga:   Kasus DBD di Tabanan Fluktuatif, Warga Diminta Aktif Lakukan PSN

“Pemerintah Kabupaten Tabanan hadir untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh warga. Situasi antrean di SPBU harus kita antisipasi bersama agar tidak berdampak buruk pada kesehatan masyarakat. Saya mengimbau warga untuk tetap tenang, menjaga kondisi fisik, serta tidak ragu mendatangi petugas P3K yang disiagakan apabila merasa kurang sehat di lokasi antrean,” tegasnya.

Pemkab Tabanan berharap keberadaan petugas medis di 14 SPBU tersebut dapat mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan kesehatan maupun keadaan darurat selama masyarakat mengantre BBM.
(BC13)