balibercerita.com –
Bali kembali diramaikan dengan kehadiran motor listrik premium karya PT Garda Energi Nasional Indonesia (GENI), Savart Motor. Produk resmi karya anak bangsa ini membuka Savart Experience Store & Service Center di Denpasar, pada Sabtu (27/9). Kehadirannya menandai ekspansi pertama Savart di Pulau Dewata setelah diperkenalkan secara nasional di Bintaro, Jakarta, pada 2023.
CEO Savart, Wiliam Taifan menegaskan bahwa Savart adalah produk asli Indonesia. “Dari sistem penggerak hingga desainnya, semua dirancang di Indonesia. Savart adalah seratus persen karya anak bangsa,” ujarnya.
Perusahaan yang berdiri sejak 2017 ini menghabiskan lima tahun dalam mode tertutup untuk merancang motor dari nol. Produksi motor dilakukan di pabrik yang berlokasi di Mojokerto, Jawa Timur, dengan kapasitas 74 persen hasil karya lokal.
Menurut Wiliam, Bali dipilih karena dianggap memiliki pasar potensial. Mindset masyarakat Bali berbeda dibandingkan daerah lain, lebih peduli lingkungan, selaras dengan visi Savart. Ditambah lagi potensi green tourism dan citra Bali sebagai salah satu destinasi wisata terindah di dunia.
Savart hadir dengan motor full cash 12p, tenaga 14 kW, serta pendingin cair (liquid cooling) sehingga cocok digunakan di semua medan. Motor ini menggunakan baterai NFC yang menjadi satu-satunya di Indonesia didesain, dikembangkan, dan diproduksi sendiri secara penuh, mulai dari mekanikal, elektronik, hingga manufakturnya.
Savart juga menggandeng tiga perusahaan nasional dalam pengembangan chip dan komponen penting lainnya. “Kami tidak asal mengembangkan, tapi benar-benar di-support teknologi terbaik. Baterai kami punya sistem BMS paling optimal, dengan garansi tiga tahun,” ujar Wiliam.
Keunggulan lain adalah biaya kepemilikan yang kompetitif. “Komponen termahal memang baterai, tetapi per kWh baterai Savart paling murah karena kami kembangkan sendiri. Dari sisi performa, jarak tempuh, power, dan torsi jelas maksimal di kelasnya,” tambahnya.
Untuk layanan purnajual, Savart telah menjalin kerja sama dengan Planet Ban yang memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia. Saat ini dukungan aftersales masih parsial, namun ke depan akan diperluas dan disinkronkan.
Terkait infrastruktur pengisian daya, motor listrik ini dapat langsung diisi menggunakan arus AC di rumah. “Konsumen tidak perlu antre di SPKLU. Cukup colok ke listrik rumah, lebih praktis dan fleksibel,” kata Wiliam.
Savart Motor hanya menghadirkan satu tipe terlebih dahulu, dengan rencana meluncurkan 2–3 model baru dalam beberapa bulan ke depan. Harga Savart Motor dibanderol Rp63.500.000, dengan program diskon khusus di tahap awal.
Menariknya, Savart memilih tidak bergantung pada subsidi kendaraan listrik. “Tahun ini subsidi sudah tidak ada lagi. Kami tidak ingin tergantung pemerintah, karena setiap pergantian pemimpin bisa mengubah kebijakan. Kami harus bisa survive dengan menyasar segmen premium,” jelas Wiliam. (BC5)

















