ASEAN U-23 Championship, Indonesia Masuk Grup Neraka

0
326
ASEAN U-23
Proses pengundian grup ASEAN U-23 Championship 2025, di Jimbaran. (ist)

Mangupura, balibercerita.com —

Turnamen ASEAN U-23 Championship 2025 akan digelar pada 15 hingga 31 Juli mendatang, dengan Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah. Drawing atau pengundian grup telah dilangsungkan pada Jumat (30/5), di Jimbaran.

Ada 10 negara yang ikut dalam kompetisi yang terbagi menjadi 3 grup. Selaku tuan rumah, Indonesia tergabung di grup A bersama dengan Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam. Grup ini disebut-sebut sebagai grup neraka karena keempat tim memiliki sejarah rivalitas yang cukup panjang di kawasan Asia Tenggara.

Sementara itu, Grup B diisi oleh Vietnam, Kamboja, dan Laos, sedangkan Grup C akan mempertemukan Thailand, Myanmar, dan Timor Leste.

Baca Juga:   Sekda Badung Minta OPD Jabarkan Esensi Reformasi Birokrasi

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengungkapkan bahwa Indonesia akan menggunakan dua stadion utama sebagai venue pertandingan yakni Stadion Gelora Bung Karno (GBK) sebagai markas utama Timnas U-23 Indonesia dan Stadion Patriot Chandrabhaga di Bekasi.

“Letak kedua stadion ini berdekatan. Jadi ini untuk memastikan semua negara peserta bisa mendapatkan fasilitas terbaik,” ujar Erick.

Meski persiapan cukup mepet karena banyaknya kejuaraan, Erick menyampaikan optimisme dan berusaha menyiapkan kesiapan tim sebaik-baiknya. “Tahun 2023 kita menjadi runner-up di Thailand, kalah dari Vietnam di final. Tahun ini, kita ingin mencoba yang terbaik. Kami memberikan kesempatan kepada pelatih baru, Coach Gerald untuk segera melakukan konsolidasi tim. Kita tahu waktunya singkat, banyak kejuaraan, tapi tim akan kita persiapkan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Baca Juga:   Diskominfo Badung Hadiri Gelaran Industri Gim Terbesar IGDX Business and Conference 2025

Erick juga menegaskan pentingnya tidak meremehkan lawan. “Kita tidak bisa bilang siapa lawan yang ringan atau berat, sepak bola membuktikan itu. Dua tahun lalu siapa yang menyangka kita bisa bicara soal Piala Dunia? Tapi hari ini harapan itu ada. Ini bukti bahwa Indonesia bangkit, dan saya rasa negara-negara ASEAN lainnya juga akan bangkit,” katanya.

Baca Juga:   I Made Dirga Pimpin PMI Tabanan Periode 2025–2030

Terkait infrastruktur, Erick menyebut bahwa Indonesia sudah siap dari sisi tim hospitality dan fasilitas stadion. “Kami sudah siapkan tim hospitality. Fasilitas rumput memang menjadi tantangan, tapi akan kita atasi demi kelancaran turnamen,” ucapnya.

Turnamen ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola muda di kawasan ASEAN sekaligus ajang uji coba dan konsolidasi bagi generasi baru pemain masa depan. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini