Bimbel Bahasa Inggris Diluncurkan, DPRD Badung Sebut Mampu Tingkatkan Mutu SDM

0
176
DPRD Badung
Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana. (BC10)

Mangupura, balibercerita.com –
Pemerintah Kabupaten Badung telah meluncurkan program bimbingan belajar (bimbel) bahasa Inggris gratis kepada masyarakat. Program besutan Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta ini pun mendapatkan apresiasi dari kalangan DPRD Badung. Program ini dinilai dapat meningkatkan mutu dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di tingkat global.

Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana mengatakan, program ini adalah janji politik dari Bupati dan Wakil Bupati Badung. Dirinya sangat mengapresiasi lantaran di tahun pertama Adi Cipta menjabat telah dilaksanakan. “Ini juga sebagai wujud dari perhatian dari bupati dan wakil bupati dengan mengembangkan sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Badung,” ujar Graha Wicaksana, Rabu (21/5).

Baca Juga:   Nuanu Creative City Kembali Jadi Tuan Rumah Festival Kripto dan Web3 Terbesar di Dunia Coinfest Asia 2025

Pihaknya pun berharap, program ini dapat menambah mutu dari SDM yang ada di Gumi Keris, utamanya dalam menghadapi persaingan global. Untuk lebih memantapkan program ini, politisi asal Kuta ini mengusulkan pemerintah bekerja sama dengan bimbel-bimbel swasta. Tentunya dengan melibatkan praktisi yang berkompeten dalam bahasa Inggris.

Baca Juga:   Direncanakan Tutup April 2022, TPA Suwung Masih Sangat Diperlukan

“Keterlibatan mereka apakah dari CSR atau bakti sosialnya. Kami berharap ini dapat menambah kekuatan dalam mendidik generasi muda,” paparnya.

Graha Wicaksana menambahkan, ke depannya bimbel gratis ini dapat dilembagakan. Ia mencontohkan, dapat menambahkan satu pelajaran tambahan, yakni bahasa Mandarin. Sebab, seiring berjalannya waktu, bahasa Mandarin dinilai juga perlu dipelajari.

“Sehingga tidak menutup kemungkinan menjadi multi language. Sehingga jika bekerja di Bali atau dikirim ke luar negeri, ini bisa untuk mempersiapkan (SDM),” ungkapnya.

Baca Juga:   LPSK Tegaskan Komitmen Negara Penuhi Hak Korban Terorisme

Namun untuk saat ini dirinya mengakui bahwa program bimbel bahasa Inggris ini telah mampu mempersiapkan SDM yang mumpuni. Sebab baginya investasi yang termahal dan termudah dilakukan yakni pembentukan SDM. Ia mencontohkan di Singapura.

“Mereka investasinya di SDM dulu karena bahasa mereka menggunakan Inggris sehari-hari. Sehingga mereka berkembang dengan caranya sendiri. Bahkan Singapura menjadi ekonomi yang masuk dalam lima besar di dunia,” pungkasnya. (BC10)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini