Beranda Umum Hari Kedua Pencarian Korban Longsor Pelaga Eco Park, Tim SAR Sisir Sungai...

Hari Kedua Pencarian Korban Longsor Pelaga Eco Park, Tim SAR Sisir Sungai hingga 2,5 Kilometer

0
Longsor Pelaga
Pencarian korban oleh tim SAR gabungan. (ist)

balibercerita.com –
Pencarian korban longsor di kawasan Pelaga Eco Park Glamping Retreat, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, memasuki hari kedua, Selasa (3/11). Hingga pukul 16.00 Wita, Tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban meski penyisiran telah dilakukan hingga sejauh 2,5 kilometer ke arah hilir sungai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Nyoman Sidakarya mengatakan, proses pencarian masih mengandalkan peralatan manual. Kondisi medan yang sulit dijangkau, ditambah struktur tanah perbukitan yang masih labil, menjadi kendala utama dalam pelaksanaan operasi SAR. “Melihat kondisi lokasi dan tanah perbukitan yang masih labil, kami harus ekstra hati-hati dalam melakukan pencarian,” ujarnya.

Baca Juga:   Basarnas Bali Terima Kunjungan Konsulat Kanada, Perkuat Koordinasi Kelembagaan Penanganan Darurat

Dalam operasi hari kedua, tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai hingga radius sekitar 2,5 kilometer. Petugas juga menggunakan sejumlah peralatan manual seperti gergaji mesin untuk membersihkan material serta puing-puing yang berada di aliran sungai. Sementara, di area lahan, pembersihan dilakukan menggunakan alcon dan cangkul mengingat material tanah yang cukup tebal.

Sidakarya menjelaskan, penggunaan alat berat belum memungkinkan karena akses jalan menuju lokasi kejadian sangat sempit. Selain itu, kondisi tanah yang belum stabil berpotensi membahayakan keselamatan personel apabila dipaksakan menggunakan peralatan berat.

Baca Juga:   Libur Panjang Idul Fitri, Trafik Tol Bali Mandara Diprediksi Tembus 57 Ribu Kendaraan pada 27 Maret

“Untuk sementara kami masih menggunakan peralatan manual. Akses menuju lokasi sangat kecil sehingga kemungkinan alat berat tidak bisa diturunkan,” jelasnya.

Hingga evaluasi pencarian sore hari, belum ditemukan barang milik korban maupun petunjuk lain yang dapat mengarah pada keberadaan target pencarian. Tim SAR gabungan masih memfokuskan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian dan sepanjang aliran sungai.

Operasi SAR direncanakan berlangsung maksimal selama tujuh hari. Basarnas berharap korban dapat ditemukan dalam kurun waktu tersebut. Radius pencarian yang saat ini mencapai 2,5 kilometer juga akan dikembangkan menjadi sekitar 3 hingga 3,5 kilometer untuk memperluas area penyisiran di hari ketiga pencarian.

Baca Juga:   Logo dan Tema HUT ke-80 RI Diluncurkan

Personel memulai kegiatan dengan briefing pada pukul 07.00 Wita dan sedianya melaksanakan evaluasi sekitar pukul 17.00 Wita. Namun, mempertimbangkan kondisi cuaca yang mulai mendung menjelang sore pada pukul 16.00 Wita di hari kedua pencarian, tim SAR gabungan ditarik sementara dari area pencarian demi menjaga keselamatan seluruh personel. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi cuaca dan keamanan di lapangan. (BC5)