Beranda Umum Wakil Ketua III DPRD Badung Ajak Masyarakat Tumbuhkan Kepedulian terhadap Lingkungan

Wakil Ketua III DPRD Badung Ajak Masyarakat Tumbuhkan Kepedulian terhadap Lingkungan

0
DPRD Badung
Wakil Ketua III DPRD Badung, I Made Sunarta mendampingi Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta saat aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Puspem Badung. (ist)

balibercerita.com –
Wakil Ketua III DPRD Badung, I Made Sunarta mendampingi Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta memimpin aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Puspem Badung, Mangupraja Mandala pada Jumat (9/10). Kegiatan yang melibatkan ribuan aparatur sipil negara (ASN) dan komponen masyarakat ini menyasar saluran irigasi, anak sungai, telajakan, serta sampah plastik sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal.

Aksi gotong royong tersebut digelar untuk menyambut hari Tumpek Wayang. Kegiatan ini juga melibatkan Sekda Badung, IB Surya Suamba, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), forkopimda, para camat, instansi vertikal, perwakilan perguruan tinggi, pelajar, serta komunitas peduli lingkungan.

Baca Juga:   Ada Empat Gerhana Terjadi di Tahun 2023

I Made Sunarta mengatakan, aksi bersih-bersih lingkungan menjadi bentuk nyata kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian alam. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan gotong royong ini penting untuk membangun kesadaran bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:   Kawanan Kera Diungsikan Sementara Selama Pujawali di Pura Luhur Uluwatu

“Menjaga lingkungan harus dimulai dari kesadaran diri sendiri. Kalau dilakukan bersama-sama, dampaknya akan lebih besar. Karena itu, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan perlu terus ditumbuhkan, termasuk dengan mengurangi sampah plastik dan menjaga kebersihan saluran air,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan menjelang rahina Tumpek Wayang tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat penerapan nilai-nilai kearifan lokal Bali dalam menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan alam. Pelestarian lingkungan, menurutnya, perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan kebiasaan sehari-hari.

Baca Juga:   Kantor Pertanahan Kabupaten Karangasem Dorong Pengembangan Pertanian Organik

“Saya harap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan. Ini merupakan wujud upaya menjaga keseimbangan alam demi keberlanjutan lingkungan,” katanya.

Sunarta berharap, aksi bersih-bersih tidak hanya dilakukan pada momentum hari suci atau kegiatan tertentu, tetapi dapat menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan. Dengan demikian, kebersihan lingkungan dan kelestarian alam dapat terus terjaga untuk generasi mendatang. (adv)