Beranda Umum Viral WNA Jadi Instruktur Motor di Parkir Pura Geger, Legalitas Usahanya Ditelusuri

Viral WNA Jadi Instruktur Motor di Parkir Pura Geger, Legalitas Usahanya Ditelusuri

0
Pura Geger
Klarifikasi yang dilaksanakan Satpol PP Badung bersama Desa Adat Peminge dan BUPDA Peminge di kawasan Pura Geger. (ist)

balibercerita.com –
Aktivitas warga negara asing (WNA) asal Rusia yang melatih WNA lainnya mengendarai sepeda motor di area parkir Pura Geger, Desa Adat Peminge, menjadi perhatian Satpol PP Badung. Selain karena sempat viral di media sosial, aktivitas tersebut juga memunculkan pertanyaan terkait legalitas kegiatan dan izin yang dimiliki WNA bersangkutan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Satpol PP Badung turun ke area parkir Pura Geger pada Rabu (23/9) siang. Petugas melakukan klarifikasi dengan pengurus Baga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA) Peminge dan Kelian Banjar Peminge.

Seizin Kasatpol PP Badung, Kepala Seksi Operasional Satpol PP Badung, Made Astika Jaya membenarkan langkah tersebut. Menurutnya, dari hasil klarifikasi, aktivitas latihan mengendarai sepeda motor oleh WNA memang pernah dilakukan di lahan parkir Pura Geger. “Kami sudah turun ke lapangan untuk meminta keterangan dari pihak desa adat,” ujarnya.

Baca Juga:   Kawasan Candidasa akan Ditata Ulang, Begini Perencanaan Bupati Karangasem

Berdasarkan keterangan pengurus BUPDA Desa Adat Peminge, penggunaan lahan parkir tersebut tidak dilakukan melalui mekanisme sewa-menyewa. Pemanfaatannya diberikan secara terbatas ketika kondisi parkir sedang kosong dengan dikenakan donasi per jam. “Dari penjelasan pengurus, tidak ada sewa-menyewa. Hanya dikenakan retribusi dan penggunaannya juga terbatas,” jelas Astika.

Dalam klarifikasi tertulis BUPDA Desa Adat Peminge disebutkan, aktivitas latihan motor tersebut sebenarnya sudah diketahui sejak sekitar September 2025. Saat itu, WNA bersangkutan disebut menggunakan area parkir ketika kondisi sedang sepi tanpa izin.

BUPDA kemudian melarang aktivitas tersebut. Salah satu alasannya, WNA bersangkutan disebut tidak bersedia menunjukkan dokumen seperti paspor, visa maupun dokumen perizinan lainnya.

Aktivitas serupa kembali ditemukan pada 21 Juli 2026. Saat area parkir dalam kondisi sepi, WNA tersebut kembali menggunakan lokasi untuk latihan mengendarai sepeda motor bersama WNA lainnya.

Baca Juga:   Penumpang dan Kargo Bandara Ngurah Rai Tumbuh Positif, Sinyal Pulihnya Mobilitas Udara Bali

Kali ini, penggunaan lahan diberikan secara terbatas apabila kondisi parkir kosong. BUPDA menyebut tidak ada perjanjian tertulis maupun kontrak tetap. Aktivitas latihan juga bersifat insidental dan tidak dilakukan setiap hari.

Berdasarkan catatan BUPDA, kegiatan tersebut berlangsung sekitar 20 kali dalam rentang 21 Juli hingga 21 September 2026.
“Diizinkan menggunakan lahan parkir saat kosong, dengan membayar donasi per jam, bersifat terbatas,” ungkapnya.

Namun, sejak 21 September 2026, BUPDA Desa Adat Peminge kembali melarang WNA tersebut menggunakan area parkir Pura Geger. Larangan tersebut berlaku kecuali yang bersangkutan dapat menunjukkan dokumentasi serta legalitas yang diperlukan.

Aktivitas tersebut menjadi sorotan setelah video yang diunggah pada Senin (21/9) viral di media sosial. Dalam narasinya disebutkan seorang WNA menjadi instruktur latihan mengemudi sepeda motor bagi WNA lainnya di kawasan Pura Geger.

Baca Juga:   Posko Pengaduan Pekerja Terdampak Pembongkaran di Pantai Bingin Masih Dibuka

Satpol PP kemudian berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai untuk menelusuri aktivitas WNA tersebut. Astika mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima, WNA asal Rusia tersebut diketahui memiliki kantor bernama Moto Academy di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai, Pesanggaran. “Kami masih melakukan koordinasi terkait aktivitas WNA tersebut, termasuk aspek perizinan dan legalitas kegiatan yang dilakukannya di Bali,” imbuh Astika.

Penelusuran tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas yang dijalankan WNA bersangkutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk terkait izin tinggal maupun kegiatan yang dilakukan selama berada di Bali. (BC5)