Beranda Umum Abpednas dan Aslinmas Bali Targetkan Penguatan Desa

Abpednas dan Aslinmas Bali Targetkan Penguatan Desa

0
Aslinmas
Suasana apel akbar pengukuhan jajaran DPD dan DPC Aslinmas serta Abpednas Provinsi Bali periode 2026–2031. (ist)

balibercerita.com –
Jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) serta Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Bali periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam apel akbar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (19/9).

Dalam kepengurusan baru tersebut, anggota DPD RI, I Komang Merta Jiwa dipercaya menjabat Ketua DPD Abpednas Provinsi Bali, sementara posisi Ketua DPD Aslinmas Provinsi Bali diampu oleh I Dewa Nyoman Rai Dharmadi. Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kelembagaan desa serta mendorong keterlibatan perempuan melalui program Srikandi Jaga Desa.

Usai pengukuhan, Ketua DPD Abpednas Bali, I Komang Merta Jiwa menegaskan pentingnya peran strategis Abpednas dalam memperkuat posisi badan permusyawaratan desa (BPD) di tingkat akar rumput. Ia menekankan bahwa BPD bukan sekadar pelengkap struktur pemerintahan lokal, melainkan lembaga yang memegang fungsi krusial.

Baca Juga:   Realisasi PAD Badung Rendah, Transaksi Online Dicurigai Pemicunya

“Abpednas harus hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai mitra strategis desa. BPD harus mampu menjalankan fungsi pengawasan, menyerap aspirasi masyarakat, dan ikut memastikan pembangunan desa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Merta Jiwa.

Ia berharap pengurus yang baru dilantik tidak berhenti pada formalitas organisasi semata, melainkan segera turun ke lapangan untuk meningkatkan kapasitas anggota BPD serta membangun tata kelola pemerintahan desa yang transparan. Selain penguatan tata kelola BPD, pemberdayaan berbasis komunitas perempuan turut menjadi prioritas.

Ketua Umum Srikandi Jaga Desa yang juga menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa keterlibatan perempuan sangat sentral dalam membangun ketahanan keluarga dan sosial di desa. “Organisasi ini dibentuk sebagai wadah pemberdayaan perempuan yang mendorong keterlibatan perempuan dalam pembangunan, penguatan ekonomi masyarakat, perlindungan perempuan dan anak, serta ketahanan sosial desa. Perempuan yang berdaya secara ekonomi juga memiliki ruang lebih besar untuk ikut menentukan masa depan desanya,” tegas Sherly.

Baca Juga:   Ketua DPRD Badung Kawal Penyaluran Bantuan Rp2 Juta per KK, Pastikan Tepat Sasaran dan Bermanfaat bagi Warga

Sherly menambahkan, kemandirian ekonomi serta ketahanan mental generasi muda bermula dari fondasi keluarga, sehingga Srikandi Jaga Desa Bali diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan di tingkat lokal.

Acara pengukuhan dan apel akbar ini turut dihadiri oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aslinmas dan Abpednas, serta berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga:   Pembuatan Embung di Bawah Tanah Jadi Solusi Atasi Banjir di Kuta

Dalam amanat tertulisnya, Pembina Umum Aslinmas yang Ketua Dewan Pembina Abpednas dan Jaksa Agung RI, Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M., memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali dan jajaran panitia. Burhanuddin menekankan pentingnya menjaga kemajemukan Indonesia melalui peran aktif Linmas dan BPD sebagai perekat persatuan di desa.

Lebih lanjut, Burhanuddin menyoroti perlunya menyelaraskan langkah penguatan desa dengan Asta Cita keenam Presiden dan Wakil Presiden RI, yaitu membangun dari bawah demi pemerataan ekonomi serta pemerantasan kemiskinan. Dari sisi penegakan hukum, ia mengajak Aslinmas dan Abpednas bersinergi secara profesional dengan program Kejaksaan RI, seperti Jaksa Masuk Desa dan Jaksa Garda Desa (Jaga Desa), guna meningkatkan kesadaran hukum masyarakat desa dan kelurahan. (BC18)