Inovasi Sahabat Selsa SMPN 1 Selemadeg Raih Anugerah Bali Swacitta Nugraha

0
1
SMPN 1 Selemadeg
Kepala SMP Negeri 1 Selemadeg, Ni Wayan Sri Yasmini, S.Pd., M.Pd. saat menerima piagam Anugerah Bali Swacitta Nugraha Provinsi Bali Tahun 2026. (ist)

balibercerita.com –
Inovasi “Sahabat Selsa Bimbingan Konseling dan Ekonomi Kreatif” yang dikembangkan SMP Negeri 1 Selemadeg meraih Anugerah Bali Swacitta Nugraha Provinsi Bali Tahun 2026 untuk Kategori Inovasi Teknologi Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital. Penghargaan tersebut diterima Kepala SMP Negeri 1 Selemadeg Ni Wayan Sri Yasmini, S.Pd., M.Pd. dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Jumat (14/8) lalu.

Program Sahabat Selsa dikembangkan Sri Yasmini untuk menjawab dua persoalan yang dihadapi siswa di tengah perkembangan teknologi digital yakni penggunaan media sosial yang belum terarah serta kecenderungan siswa menyimpan persoalan pribadi karena khawatir terhadap stigma lingkungan.

“Kami tidak bisa menutup mata bahwa anak-anak hari ini tumbuh di era digital. Pilihan kita hanya dua, membiarkan mereka terseret arus negatif atau memberi mereka wadah yang aman untuk berkarya sekaligus mengasah jiwa kreativitasnya sejak dini,” ujar finalis guru SMP berprestasi tingkat nasional 2017 ini pada Sabtu (15/8) lalu.

Baca Juga:   AA Istri Rai Setyawati, Seniman Tangguh yang Menjaga Nyala Tari dari Generasi ke Generasi

Melalui Sahabat Selsa, layanan bimbingan dan konseling di SMPN 1 Selemadeg dikembangkan tidak hanya sebagai tempat menangani siswa yang memiliki persoalan, tetapi juga sebagai ruang bagi siswa untuk berkonsultasi, mengenali potensi diri, dan mengembangkan minat serta bakat. Program tersebut sekaligus mengarahkan pemanfaatan perangkat digital yang dimiliki siswa ke kegiatan produktif. Mereka mendapat pendampingan untuk membuat desain, memproduksi konten positif, hingga membantu pemasaran produk UMKM di sekitar sekolah.

Baca Juga:   Pertamina Hadirkan Ruang Kreatif dan Sportif untuk Mahasiswa Lewat PGTC 2026 di ITB

“Lewat Sahabat Selsa, anak-anak diajarkan bahwa HP di tangan mereka bisa menjadi alat ekonomi kreatif mulai dari membuat desain, membuat konten positif, hingga membantu pemasaran produk UMKM di sekitar sekolah. Hasilnya luar biasa, anak-anak menjadi lebih percaya diri dan memiliki sudut pandang baru tentang peluang karir masa depan,” tutur Sri Yasmini.

Pendekatan tersebut membuat proses bimbingan konseling lebih komunikatif sekaligus disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Di sisi lain, siswa memperoleh keterampilan digital yang dapat mendukung pengembangan potensi dan pengenalan peluang ekonomi kreatif sejak di bangku sekolah.

Efektivitas program ini sebelumnya diverifikasi melalui penilaian lapangan oleh tim juri Provinsi Bali pada 2 Juni 2026. Tim melakukan peninjauan langsung ke SMPN 1 Selemadeg untuk melihat penerapan dan dampak program.

Baca Juga:   Sambut Nyepi dan Lestarikan Budaya Bali, Ratusan Siswa Sedagri Meriahkan Pawai Ogoh-ogoh

Pengembangan inovasi tersebut juga mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Tabanan, I Gusti Made Darma Ariantha turut hadir dalam penyerahan penghargaan di Wiswa Sabha Utama.

Sri Yasmini mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus mengembangkan program yang telah dijalankan. “Penghargaan Anugerah Bali Swacitta Nugraha ini bukanlah akhir, melainkan pengingat dan motivasi bagi kami di SMPN 1 Selemadeg. Kami ingin membuktikan bahwa dari pinggiran Tabanan, kita sanggup mencetak generasi yang cerdas secara emosional, adaptif secara teknologi, dan mandiri secara ekonomi,” pungkasnya. (BC13)