The Nusa Dua Jadi Ruang Liburan Ramah Anak dan Inklusif di Masa Libur Sekolah

0
0
The Nusa Dua
Suasana School Holiday Celebration di Pulau Peninsula. (BC5)

balibercerita.com –
Selain sebagai destinasi wisata premium berkelas dunia, The Nusa Dua menegaskan dirinya sebagai ruang publik yang terbuka, nyaman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan melalui gelaran School Holiday Celebration bertajuk “Liburan Nyaman Penuh Makna” yang diselenggarakan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) di Pulau Peninsula, kawasan The Nusa Dua pada Jumat (3/7) sore.

Kegiatan ini menghadirkan pengalaman liburan sekolah yang edukatif, kreatif, dan berkesan bagi ratusan anak dari berbagai latar belakang, termasuk anak yatim dan anak berkebutuhan khusus. Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) ITDC dalam menghadirkan destinasi pariwisata yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk menyambut masa liburan sekolah sekaligus memperingati Hari Anak melalui pengalaman wisata yang menyenangkan dan penuh edukasi.

Baca Juga:   Ini Alasan Kenapa Pelaporan WNA Menginap Sangat Penting Dilakukan

“Melalui kegiatan ini kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman langsung di The Nusa Dua. Kami mengundang keluarga, anak yatim, hingga anak-anak berkebutuhan khusus agar mereka juga bisa merasakan suasana dan berbagai aktivitas yang ada di kawasan Pulau Peninsula The Nusa Dua,” ujar Agus Dwiatmika didampingi Vice President Commercial and Relation The Nusa Dua, Made Purnama Damayanti.

Dalam kegiatan itu, anak-anak diajak mengikuti beragam aktivitas mulai dari edukasi satwa bersama Bali Safari, kegiatan kreativitas bersama Jejak Literasi Bali, storytelling, pertunjukan seni, hingga berbagai aktivitas interaktif lainnya dengan menggandeng berbagai tenant, komunitas, dan mitra di kawasan The Nusa Dua.

Agus Dwiatmika menjelaskan, kegiatan bersama Jejak Literasi Bali menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri, menuangkan mimpi dan cita-cita mereka melalui media seni. “Anak-anak tadi diberikan kesempatan berekspresi melalui kain putih dan warna. Mereka menuliskan cita-cita dan apa yang ingin mereka capai. Selain itu, bersama Bali Safari mereka juga bisa mengenal dan berinteraksi langsung dengan satwa seperti burung dan ular. Jadi ini menjadi pengalaman baru bagi mereka,” jelasnya.

Baca Juga:   Ganesha Ek Sanskriti Buka Gerai Baru di Bandara Ngurah Rai, Sambut Wisatawan India dengan Kuliner Autentik

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak seperti Museum Pasifika, Bali Collection, komunitas-komunitas lokal, serta berbagai mitra lainnya yang turut menghadirkan hiburan dan pengalaman menarik bagi peserta. Menurut Agus Dwiatmika, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Dari sekitar 400 hingga 500 anak yang diundang, jumlah peserta yang hadir bahkan mencapai sekitar 600 orang.

“Yang kami undang kurang lebih sekitar 400 sampai 500 anak, dan antusiasnya sangat tinggi bahkan peserta yang hadir mencapai sekitar 600 orang. Semua kegiatan ini gratis, karena kami ingin anak-anak dan keluarga bisa mendapatkan pengalaman menyenangkan di The Nusa Dua,” katanya.

Baca Juga:   GWK Kembali Aktifkan Garuda Sineloka 

Ia menegaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya mengubah persepsi bahwa The Nusa Dua hanya diperuntukkan bagi segmen tertentu. Sebaliknya, kawasan tersebut terus dikembangkan menjadi destinasi yang terbuka, nyaman, dan ramah bagi semua masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa The Nusa Dua adalah destinasi yang inklusif dan family friendly. Jangan sampai ada anggapan bahwa The Nusa Dua tidak ramah untuk masyarakat. Semua bisa datang, menikmati suasana, dan mendapatkan pengalaman berwisata di sini,” tegasnya.

Agus Dwiatmika menambahkan, meskipun rangkaian School Holiday Celebration digelar khusus pada momentum liburan sekolah tahun ini, pihaknya berencana menjadikan kegiatan serupa dengan kemasan berbeda sebagai agenda berkelanjutan. “Tentu kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan setiap tahun dengan konsep yang semakin menarik,” tambahnya. (BC5)