
balibercerita.com –
Kepulan asap tebal sempat terlihat di Gedung C lantai 4 Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada milik Pemerintah Kabupaten Badung, Selasa (31/3). Insiden tersebut tidak berkembang menjadi kebakaran besar, namun sebagai langkah antisipasi, seluruh pasien ruangan yang terdampak dipindahkan ke ruangan lain.
Direktur Utama RSD Mangusada, dr. I Wayan Darta menjelaskan bahwa sumber asap berasal dari kabel listrik yang terbakar di bagian atas plafon. Material glasswool di sekitar lokasi turut terdampak sehingga menimbulkan asap pekat, meski tidak disertai api yang membesar. “Memang benar terjadi kebakaran di gedung C lantai 4 di ruang Legong. Nah, kebakaran itu terjadi sekitar jam 13.00,” ujarnya.
Ia menambahkan, kejadian tersebut berlangsung di area selasar atau lorong ruang Legong sehingga tidak berdampak langsung terhadap pasien. Pihak rumah sakit bersama tim terkait segera melakukan penanganan cepat, dan dalam waktu kurang lebih 30 menit kondisi sudah dapat dikendalikan serta asap berhasil diatasi.
“Kalau sekarang tidak ada korban jiwa, tidak ada korban petugas, dan terima kasih tim dari pemadam kebakaran sudah turun ikut membantu bukan memadamkan api tapi mencari titik sumber kebakaran dan menghalau asap tebal,” ungkapnya.
Saat ini, kondisi rumah sakit telah kembali normal. Meski demikian, pasien yang sebelumnya berada ruang Legong telah dipindahkan sebagai langkah pengamanan. Seluruh pasien dipastikan dalam kondisi aman tanpa kendala.
“Kemudian terkait pasien yang ada di ruangan tersebut juga kita sudah evakuasi ke masing-masing ruangan yang ada di sini, dan sementara tidak ada kendala. Pasien sudah tersebar semuanya ke ruang-ruang di sini,” paparnya.
Sebagai langkah lanjutan, pihak rumah sakit akan melakukan pemantauan intensif selama 24 jam ke depan untuk mengantisipasi kemungkinan lanjutan. Selain itu, perbaikan instalasi listrik yang terdampak juga akan segera dilakukan agar ruangan bisa kembali difungsikan.
“Nah, kita akan lakukan (perbaikan) segera untuk satu lantai ini. Semoga nanti hasil kajiannya dari teman-teman di IPRS tidak harus mengganti semuanya, tapi mengganti beberapa yang rusak saja supaya bisa segera ruangan dipergunakan,” jelasnya. (BC9)
















