
balibercerita.com –
Manajemen GWK Cultural Park masih mematangkan pembangunan menara lampu untuk perayaan Tahun Baru, yang terinspirasi dari drop ball di Times Square, New York. Menara ini rencananya berdiri di Mandala Loka, tidak jauh dari area pesta kembang api, dengan luas sekitar 1,4 hektare, bekas parkir VVIP saat KTT G20.
Awalnya, menara ditargetkan rampung sebelum 31 Desember 2024, namun pengerjaannya mengalami penundaan. Direktur Operasional GWK, CH. Rossie Andriani menjelaskan bahwa pembangunan drop ball memang sedikit mengalami kendala.
“Sampai sekarang kami belum bisa menemukan pihak yang mampu menangani pembangunan ini dengan standar safety yang memadai. Kami berharap ke depan bisa menemukannya, karena menyangkut keselamatan,” katanya.
Diakuinya, pembangunan menara memiliki nilai yang luar biasa. Namun pihaknya akan mencoba lagi dengan sistem mekanis yang lebih efisien. Ia menilai target produksi masih masuk akal, tinggal menyesuaikan teknisnya.
Dengan persiapan yang matang, menara lampu ini diharapkan menjadi salah satu ikon perayaan Tahun Baru di Bali, sekaligus menambah kemeriahan pesta kembang api di kawasan GWK Cultural Park. (BC5)













