DPRD Badung Tegaskan Peran Pengawasan Jelang PAW dan Pilkel Serentak 2026

0
63
Anom Gumanti pilkel
Suasana rakor terkait persiapan PAW dan pilkel serentak di Badung. (ist)

balibercerita.com –
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti mendampingi Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dalam rapat koordinasi (rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Badung, Jumat (30/1), di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Badung tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Badung, pimpinan instansi terkait, dan para camat yang wilayahnya akan melaksanakan PAW dan pilkel serentak.

Dalam kesempatan itu, dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama sebagai bentuk komitmen menjaga agar seluruh proses berjalan aman, tertib, dan kondusif. Sementara, rakor membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari kesiapan regulasi, tahapan pelaksanaan, mekanisme koordinasi lintas sektor, hingga langkah-langkah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. PAW dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026, sedangkan pilkel serentak direncanakan pada Juni 2026.

Baca Juga:   Korban Hilang di Tukad Badung Ditemukan Meninggal, Terhimpit Gorong-gorong

Usai rapat, Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti menegaskan bahwa PAW dan pilkel merupakan bagian krusial dari proses demokrasi di tingkat desa yang harus dijalankan secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, DPRD Badung tidak hanya mendorong koordinasi antar pihak terkait, tetapi juga menegaskan peran pengawasan legislatif untuk memastikan semua tahapan berjalan sesuai aturan.

Baca Juga:   Pertamina UMK Academy 2025 Dorong 288 Mitra Binaan di Jatimbalinus Naik Kelas

“DPRD Badung menempatkan pengawasan sebagai prioritas utama. Setiap tahapan PAW dan Pilkel harus diawasi agar proses demokrasi di desa benar-benar terlaksana secara adil, transparan, dan kondusif. Penguatan koordinasi dan pengawasan dalam rangka menyukseskan pemilihan perbekel antar waktu (PAW) dan pemilihan perbekel (pilkel) serentak di Kabupaten Badung tahun 2026 sangat penting dilakukan,” ujar Anom Gumanti.

Ia menambahkan, pengawasan DPRD dilakukan bukan untuk mengintervensi, tetapi untuk memastikan semua pihak, mulai dari penyelenggara, aparat keamanan, hingga pemerintah desa dan kecamatan, bertanggung jawab dan saling bersinergi. “Kami mengimbau seluruh pihak terkait untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan sejak awal. Tahapan pemilihan perbekel antar waktu yang akan segera dilaksanakan memerlukan perhatian serius, karena keberhasilan tahap awal menentukan kelancaran pilkel serentak,” tegasnya.

Baca Juga:   Tingkatkan Amenitas DTW, Jembrana Dapat DAK Pariwisata 

Anom Gumanti juga menekankan bahwa DPRD akan terus memantau pelaksanaan setiap tahapan dan memberikan rekomendasi bila diperlukan, sehingga pemilihan PAW dan pilkel serentak 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan tetap menjaga kondusivitas masyarakat. (adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini