balibercerita.com –
Angin kencang melanda kawasan Pantai Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, pada Kamis (8/1) dini hari dan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah kafe di kawasan Cafe 9. Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya enam unit usaha kafe mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
Enam kafe yang terdampak masing-masing adalah Cafe Nyoman, Cafe Lia, Cafe Denas, Cafe Bayang, Cafe Bambu, dan Cafe Jimbaran Beach. Pemilik Cafe Lia, Wayan Suyana menjelaskan bahwa angin kencang datang secara tiba-tiba sekitar pukul 03.00 Wita.
Kekuatan angin yang sangat besar menyebabkan atap bangunan terangkat dan terlepas dari rangkanya. Bahkan, struktur atap bagian bawah ikut tertarik ke atas dan beterbangan, hingga menghantam bangunan kafe lain di sekitarnya.
“Anginnya sangat kencang, dari bawah ketarik ke atas sampai atapnya terbang,” ujar Suyana saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, material atap yang terlepas tidak hanya berserakan di sekitar bangunan, tetapi juga masuk ke dalam area kafe. Akibatnya, bagian interior kafe turut mengalami kerusakan.
Dampak kerusakan tersebut membuat sejumlah kafe, termasuk Lia Cafe, terpaksa menghentikan sementara aktivitas operasionalnya. Padahal, kafe biasanya beroperasi setiap hari. “Kafe biasanya mulai beroperasi sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 22.00 Wita,” ungkapnya.
Suyana mengatakan, pihaknya memilih meliburkan operasional kafe sementara waktu sambil menunggu proses pembersihan material bangunan dan puing-puing akibat angin kencang. Pembersihan rencananya akan dilakukan secara gotong royong bersama para karyawan.
“Dengan kondisi kerusakan seperti ini, sementara kafe kami liburkan sehari. Untuk membersihkan puing-puing akan bergotong royong bersama karyawan,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa bangunan usaha di kawasan Cafe 9 Jimbaran tersebut tergolong baru. Bangunan tersebut baru diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung kepada para pelaku usaha pada pertengahan Desember 2025. Para pemilik kafe pun berharap adanya penanganan lanjutan atas kerusakan yang terjadi. “Penyerahan baru dilakukan tanggal 17 Desember 2025,” paparnya. (BC9)

















