DLHK Badung Angkut 3,5 Ton Sampah Kembang Api Usai Perayaan Tahun Baru

0
88
Sampah Kembang Api
Pembersihan sampah sisa perayaan malam tahun baru di pantai Samigita, Kamis (1/1). (ist)

balibercerita.com –
Perayaan malam pergantian tahun di kawasan pesisir Kabupaten Badung meninggalkan residu sampah yang tidak dapat diolah. Salah satu yang paling dominan adalah limbah kembang api yang volumenya mencapai sekitar 3,5 ton hanya dalam satu malam.

Sampah tersebut dikumpulkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung dari kawasan Pantai Seminyak, Legian, dan Kuta atau dikenal sebagai wilayah Samigita.

Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Limbah B3 DLHK Badung, Anak Agung Gede Agung Dalem menyampaikan bahwa sejak pagi hari tim kebersihan telah diterjunkan untuk membersihkan kawasan pantai. Kegiatan pembersihan dimulai sejak pukul 06.00 Wita dengan fokus di tiga lokasi utama, yakni Pantai Kuta, Legian, dan Seminyak, yang masing-masing menghasilkan volume sampah relatif seimbang.

Baca Juga:   Tangani Sampah Saat Pengerupukan, DLHK Badung Terjunkan 600 Personel

“Sampah kembang api di kumpulkan di Pantai Kuta 1 ton, Pantai Legian 1,5 ton, dan Pantai Seminyak 1 ton,” ujar Agung Dalem saat dikonfirmasi, Kamis (1/1).

Ia menjelaskan, proses pembersihan melibatkan sebanyak 125 personel di lapangan. Pengangkutan sampah dilakukan secara manual dengan dukungan berbagai peralatan berat guna mempercepat proses penanganan. “Kami juga mengerahkan 7 unit loader, dua beach cleaner, dua crawler carrier, tiga unit ekskavator, dan 10 truk sampah,” ungkapnya.

Baca Juga:   Jangan Abaikan! Beberapa Hal ini Wajib Dipenuhi Pendatang Saat Arus Balik ke Bali

Terkait kondisi pantai di luar kawasan Samigita, Agung Dalem menyebutkan jumlah sampah yang terkumpul relatif sedikit. Hal tersebut disebabkan minimnya aktivitas perayaan malam tahun baru di lokasi-lokasi pantai lainnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa volume limbah kembang api tahun ini tidak jauh berbeda dengan perayaan tahun sebelumnya. Namun karena jenis sampah tersebut belum dapat diolah, seluruh residu kembang api langsung diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung. (BC9)

Baca Juga:   Tahun 2021, BBMKG III Denpasar Catat 19 Kejadian Akibat Cuaca Ekstrem di Bali

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini