balibercerita.com –
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, Wayan Puspa Negara menduking langkah Bupati Badung yang akan menaikkan dana bantuan kreativitas ogoh-ogoh untuk sekaa teruna dari Rp25 juta menjadi Rp40 juta per sekaa mulai tahun 2026. Kebijakan ini dinilai sangat tepat dan sejalan dengan komitmen pelestarian budaya serta pemberdayaan generasi muda di Kabupaten Badung.
Puspa Negara menegaskan, peningkatan dana ini bukan hanya bentuk bantuan, tetapi juga hak para pemuda Badung yang selama ini konsisten menunjukkan peran penting sebagai pewaris, pengembang, sekaligus penjaga budaya dan kearifan lokal. “Upaya Bupati untuk memotivasi kawula muda Badung melalui bantuan dana kreativitas ogoh-ogoh sangat searah dengan pemikiran Fraksi Gerindra. Langkah ini diyakini dapat memperkuat peran pemuda sebagai pewaris, pengembang, dan pelestari budaya lokal,” ujarnya, Minggu (7/12).
Tokoh asal Legian ini menilai, sekaa teruna selama ini telah membuktikan eksistensi dan identitasnya sebagai tunas budaya yang antusias dan kreatif. Oleh karena itu, dukungan pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dipandang sebagai bentuk pengayoman sekaligus pemantik semangat berkarya bagi generasi muda.
Pada 2025, setiap sekaa teruna menerima Rp25 juta. Mulai 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi Rp40 juta per sekaa, atau naik sekitar 60%. Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi kepada 585 sekaa teruna/yowana dari 122 desa adat dan 546 banjar adat sebagai penerima dana kreativitas ini.
Pencairan bantuan direncanakan berlangsung sekitar Februari 2026, menjelang hari raya Nyepi sehingga proses pembuatan ogoh-ogoh dapat berjalan optimal. Puspa Negara menyebut, kenaikan dana ini sangat strategis untuk mendorong kreativitas, gotong royong, persatuan, serta memperkaya nilai spiritual dan budaya dalam karya ogoh-ogoh.
Ia menilai, peningkatan dukungan ini juga mampu menjadikan pawai ogoh-ogoh sebagai atraksi budaya spektakuler, bukan hanya bagi masyarakat lokal tetapi juga wisatawan. Selain memuji kebijakan tersebut, Puspa Negara juga berharap agar bantuan untuk sekaa teruna dapat terus ditingkatkan setiap tahun, seiring dengan pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) Badung yang sebagian besar bersumber dari pajak hotel dan restoran (PHR).
Ia mendorong agar ke depan pemerintah tidak hanya memberikan dukungan untuk kreativitas ogoh-ogoh, tetapi juga bantuan motivasi tambahan bagi keberlanjutan program dan kegiatan sekaa teruna di berbagai bidang. “Sekaa teruna terbukti menjadi garda pembangunan kepemudaan. Kreativitas dan semangat mereka telah menjaga budaya serta kearifan lokal kita. Karena itu, dukungan pemerintah harus terus berkembang,” tegasnya.
Kebijakan kenaikan dana ogoh-ogoh ini dinilai Puspa Negara sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Badung dalam merawat budaya, memperkuat generasi muda, dan menjaga identitas daerah melalui karya budaya yang terus hidup dari masa ke masa. (BC5)














