Temuan Jarum Suntik di Pantai Legian Tuai Kecaman, Anggota Dewan Sebut Cemarkan Citra Pariwisata

0
232
Legian
Wayan Puspa Negara (kiri) saat mendatangi lokasi dibawanya sampah medis berupa belasan jarum suntik. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Penemuan sampah medis berupa belasan jarum suntik di kawasan Pantai Legian memicu kekhawatiran dan kemarahan publik. Seorang wisatawan mancanegara yang menemukan bungkusan jarum suntik tersebut lantas membawanya ke salah satu tempat sampah milik pedagang pantai bernama My Robin.

Temuan itu kemudian diunggah ke media sosial oleh akun Bali Bogans dengan narasi peringatan agar berhati-hati jika membawa anak-anak ke Pantai Legian.

Baca Juga:   Kedonganan Pupuk Kebersamaan Melalui Peringatan HUT Ke-78 RI

Unggahan tersebut memuat share location Pantai Legian dan langsung menuai komentar negatif dari warganet. Mayoritas komentar mengkritik kondisi kebersihan pantai dan mempertanyakan pengelolaan sampah di kawasan wisata tersebut.

Menanggapi hal itu, tokoh masyarakat Legian yang juga anggota DPRD Badung, Wayan Puspa Negara, mengecam keras tindakan pembuangan limbah medis di pantai. “Saya mengutuk keras mereka entah siapa yang membuang limbah medis di pantai atau di manapun yang akhirnya terbawa ke pantai. Perbuatan itu jelas pelanggaran terhadap undang-undang lingkungan,” ujarnya, Senin (28/7).

Baca Juga:   Apel HUT ke-67 Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana

Menurut Puspa Negara, keberadaan sampah medis seperti jarum suntik sangat mengusik kenyamanan dan keselamatan pengunjung, sekaligus mencoreng citra Legian sebagai destinasi wisata internasional. Ia menekankan bahwa sampah jenis ini tidak seharusnya dibuang sembarangan, apalagi di kawasan publik. “Lingkungan kita sudah terdegradasi, janganlah membuang sampah sembarangan, apalagi sampah medis,” tegasnya.

Baca Juga:   Tingkatkan Penggunaan Produk Lokal, Badung Gelar Promo Tani

Ia juga mengimbau kalangan pengelola limbah medis dan masyarakat luas untuk lebih bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan. Ia mengajak semua pihak untuk ikut dalam kegiatan rutin beach clean up yang ia inisiasi bersama komunitas Bumi Kita setiap Jumat pagi di Pantai Legian.

“Mari jaga lingkungan kita karena jika kita menjaga lingkungan maka lingkungan pasti akan menjaga kita,” pungkasnya. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini