
balibercerita.com –
Kemarau berkepanjangan memicu krisis air bersih di Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan. Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak, BPBD Kabupaten Tabanan bersama Perumda Tirta Amertha Buana menyalurkan 30.000 liter air bersih pada Senin (12/10).
Bantuan tersebut didistribusikan ke tiga wilayah yakni Banjar Dinas Anyar, Banjar Petiles, dan Banjar Dinas Uma Seka. Setiap banjar memperoleh pasokan 10.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan 50 kepala keluarga (KK). Dengan total distribusi mencapai 30.000 liter, bantuan ini diharapkan dapat meringankan kesulitan air bersih yang dialami sebanyak 150 KK di wilayah tersebut selama musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri mengatakan, penyaluran air bersih menjadi salah satu langkah tanggap darurat pemerintah daerah untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan. “Penyaluran air bersih ini merupakan respons cepat BPBD Tabanan bersama Perumda Tirta Amertha Buana atas dampak musim kemarau yang melanda beberapa wilayah. Seluruh proses pendistribusian sebanyak 30 ribu liter air di tiga banjar berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung visi Tabanan Era Baru AUM (Aman, Unggul, Madani). BPBD Kabupaten Tabanan turut mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih maupun membutuhkan bantuan darurat kebencanaan agar segera melapor melalui PUSDALOPS-PB BPBD Tabanan. Pengaduan dapat disampaikan melalui call center WhatsApp di nomor 0838-4856-8111 atau melalui telepon darurat (0361) 811171.
(BC13)

















