Solidaritas Pariwisata Bali, The Nusa Dua Turun Tangan Bantu Korban Banjir Badung

0
171
Bantuan banjir bali
Penyaluran bantuan kepada korban banjir di Badung. (ist)

balibercerita.com –
Industri pariwisata di Bali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana. InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melalui SBU The Nusa Dua bersama tenant kawasan The Nusa Dua menyalurkan bantuan peduli bencana banjir tahap I dan II di Kabupaten Badung. Inisiatif ini menegaskan bahwa pariwisata bukan hanya soal bisnis dan destinasi, tetapi juga hadir mendampingi warga dalam situasi darurat.

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas keluarga besar The Nusa Dua. Ia berharap, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir sekaligus memperkuat semangat kebersamaan. “Kawasan pariwisata punya tanggung jawab moral untuk ikut peduli,” ujarnya, Rabu (24/9).

Baca Juga:   Layani Penerbangan Langsung 6 Negara, Pergerakan PPLN Capai 45 Ribuan Penumpang 

Bantuan pertama disalurkan pada Jumat (19/9), di Banjar Adat Muncan, Desa Adat Kapal. Paket bantuan mencakup kebutuhan dasar warga, mulai dari beras, mie instan, minyak goreng, telur, baju layak pakai, hingga perlengkapan mandi.

Baca Juga:   Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Jatim–Bali

Tahap kedua berlangsung, Selasa (23/9), di Kelurahan Sading. Bantuan diperluas dengan menyalurkan sembako, perlengkapan tidur, pakaian, serta minuman. Sebagian sembako didistribusikan melalui Setda Badung agar bisa menjangkau wilayah terdampak lain.

Kegiatan ini dihadiri Ketua K3S Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, lurah setempat, jajaran pemerintah daerah, serta perwakilan ITDC, dan tenant The Nusa Dua. Inisiatif sosial ini menegaskan komitmen kawasan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang peduli lingkungan sekitar.

Baca Juga:   Badung Perkuat Pengamanan dan Pulihkan Citra Tukad Bangkung

Bagi ITDC dan para tenant, keberlanjutan pariwisata tak lepas dari keberlanjutan sosial masyarakat Bali. “Pariwisata akan tumbuh bersama masyarakat. Karena itu kami hadir tidak hanya sebagai pengelola destinasi, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas Bali yang peduli,” tutup Agus Dwiatmika. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini