PMI Bali Gelar Mukerprov 2025, Susun Arah Program Kerja Tahun 2026

0
107
PMI Provinsi Bali
Salah satu rangkaian kegiatan Mukerprov PMI Provinsi Bali tahun 2025. (ist)

balibercerita.com –
Menutup akhir tahun 2025, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali kembali menyelenggarakan Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov). Agenda tahunan ini berlangsung pada Rabu (10/12), di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali.

Seluruh jajaran pengurus, staf, dan relawan PMI Provinsi Bali serta PMI kabupaten/kota se-Bali hadir untuk membahas sekaligus mengesahkan program kerja PMI Provinsi Bali tahun 2026. Mukerprov ini juga menjadi ruang evaluasi atas pelaksanaan program tahun 2025 dan dihadiri oleh perwakilan lembaga maupun mitra lintas sektor.

Mukerprov 2025 merupakan pertemuan kerja perdana bagi kepengurusan PMI Provinsi Bali masa bakti 2025–2030, yang telah resmi dilantik oleh Ketua Umum PMI, H. Muhammad Jusuf Kalla, pada 19 September 2025. Sesuai amanah Anggaran Dasar PMI, kegiatan ini digelar rutin setiap tahun sebagai mekanisme organisasi untuk memastikan program dan layanan PMI tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta terkoordinasi dari tingkat pusat hingga daerah.

Baca Juga:   Aplikasi Karya Putra Daerah, Pengembangan Ngantre.com Didukung Pemkab Badung

Selain sidang program, Mukerprov juga diisi dengan orientasi kepalangmerahan dan sosialisasi Peraturan Organisasi PMI, khususnya terkait Unit Donor Darah (UDD). Materi tersebut disampaikan oleh Ketua Bidang Hukum dan Aset Pengurus Pusat PMI, Rapiuddin Hamarung.

Pada kesempatan ini turut diberikan penghargaan kepada pengurus PMI Provinsi Bali masa bakti 2020–2025, penganugerahan Lencana Jasa Utama kepada pengurus yang telah mengabdi minimal dua periode, serta penghormatan khusus kepada staf PMI Provinsi Bali, Ida Bagus Mahendra, yang gugur saat menjalankan tugas.

Baca Juga:   Di Bali, Vila Ilegal Makin Banyak

Ketua Panitia Mukerprov, I Wayan Suarjana, S.E., M.T. dalam laporannya menegaskan pentingnya mukerprov sebagai landasan penyusunan dan pelaksanaan program tahun berikutnya. Ia menyampaikan bahwa hasil pertemuan ini dapat menjadi pedoman bagi PMI Provinsi Bali dalam menggerakkan program kerja tahun 2026, sekaligus menjadi acuan bagi PMI kabupaten/kota se-Bali.

“Sehingga pelaksanaan program dapat dilaksanakan dengan baik karena berjalan sinergis dari pusat/provinsi sampai dengan kabupaten/kota serta dapat berkontribusi pada pencapaian visi dan misi organisasi PMI,” ujarnya.

Mewakili Gubernur Bali, Tjok Bagus Pemayun, A.Par., M.M., menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi PMI dalam membangun kesadaran kemanusiaan melalui kegiatan donor darah dan pelayanan sosial lainnya. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung tugas-tugas kemanusiaan PMI.

Baca Juga:   Ketua DPRD Badung Apresiasi Inovasi Pemuda dalam Wija Adnya Kite Festival VI

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Bali memberikan dukungan penuh kepada PMI untuk seluruh aktivitas kemanusiaan yang dilaksanakan. Melalui kegiatan ini, dapat menghasilkan dan menetapkan program kerja serta strategi yang tepat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan, memperkuat kapasitas relawan, dan tetap menjaga sinergitas dengan pemerintah serta masyarakat,” tuturnya sebelum membuka Mukerprov 2025 secara resmi.

Tahun ini, Mukerprov mengusung tema “Kesiapsiagaan dan Pengabdian Berkelanjutan”, yang menegaskan komitmen organisasi untuk terus memperkuat kapasitas, meningkatkan kualitas layanan, dan memastikan keberlanjutan pengabdian demi terwujudnya PMI yang profesional, sinergis, dan berkelanjutan. (BC10)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini