Beranda Olahraga Graha Wicaksana Soroti Nasib Cabor Selancar di Porprov 2027

Graha Wicaksana Soroti Nasib Cabor Selancar di Porprov 2027

0
Selancar
Graha Wicaksana bersama pengurus PSOI. (ist)

balibercerita.com –
Anggota DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana yang juga Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Bali mendorong KONI Bali memberikan perhatian terhadap keberlangsungan cabang olahraga selancar ombak pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027. Hal ini dinilai penting agar cabang olahraga (cabor) yang memiliki potensi besar menyumbangkan prestasi bagi Bali tersebut tidak sampai ditiadakan dari ajang olahraga tingkat provinsi.

Ia menilai, persoalan lokasi pertandingan perlu segera dicarikan solusi. Pasalnya, Buleleng yang akan menjadi tuan rumah Porprov Bali 2027 diketahui tidak memiliki ombak yang representatif untuk menggelar kompetisi selancar ombak. “Mengingat di Buleleng kan tidak ada ombak, kami mohon supaya KONI Bali bisa memfasilitasi kami agar pelaksanaan cabang olahraga selancar ombak ini tetap bisa dilaksanakan di event Porprov 2027,” ujar Graha.

Baca Juga:   Jelang MotoGP Mandalika: Tiket NTB Ludes, Target 145 Ribu Penonton Dibidik

Menurutnya, pertandingan tidak harus dipaksakan berlangsung di Buleleng. Jika kondisi venue menjadi kendala, pertandingan selancar ombak dapat dilaksanakan di kabupaten lain yang memiliki karakter ombak lebih sesuai, seperti Gianyar maupun Klungkung.

Bagi Graha, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian sejak sekarang mengingat Porprov juga menjadi bagian penting dalam pembinaan dan pematangan atlet. Terlebih, pada pertengahan 2027 mendatang atlet selancar ombak Bali juga diproyeksikan menghadapi Pra-PON.

“Jangan sampai kegiatan Porprov meniadakan olahraga selancar ombak. Mengingat olahraga selancar ombak ini berpotensi mendulang medali di event-event nasional, seperti Pra-PON yang akan dilaksanakan nanti,” tegas politisi asal Kuta tersebut.

Baca Juga:   Cetak Gol di Laga Perdana Bali United, Queven Inacio Langsung Curi Perhatian

Ia menilai Bali memiliki modal kuat untuk mengembangkan cabang olahraga tersebut. Selain didukung karakter ombak yang potensial, Bali juga memiliki banyak atlet berprestasi. Salah satunya Made Pajar Ariyana atau Made Fajar yang belum lama ini sukses meraih medali perak di ajang Asian Games. “Ya, ini potensinya. Selain karena kita Bali memang memiliki ombak yang bagus, atlet kita juga sangat berlimpah,” imbuhnya.

Tak hanya menyangkut porprov, Graha juga mendorong penguatan pembinaan sejak usia pelajar. Ia meminta dinas pendidikan, kepemudaan dan olahraga (disdikpora), baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, memasukkan selancar ombak dalam ajang Porsenijar.

Baca Juga:   Piala Bupati Badung 2026 Resmi Dimulai, KONI Badung Bidik Juara Umum Porprov Bali ke-11

“Jadi kami dorong ini sehingga olahraga selancar ombak bisa masuk ke Porsenijar. Harapan kami, KONI Bali bisa membantu kami,” katanya.

Di sisi lain, Graha menyebut perkembangan organisasi PSOI Bali juga terus menunjukkan progres. Dengan terbentuknya kepengurusan baru di Buleleng dan Karangasem, saat ini cabang olahraga selancar ombak telah memiliki kepengurusan di tujuh kabupaten/kota di Bali.

Menurutnya, penguatan organisasi tersebut perlu diikuti dengan dukungan terhadap kompetisi dan pembinaan atlet. Dengan demikian, potensi selancar ombak Bali dapat terus berkembang dan menjadi salah satu cabang olahraga andalan dalam mendulang prestasi. (adv)