Mangupura, balibercerita.com –
Selain Singapura, rute terbanyak penerbangan internasional yang dilayani Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai kini ditempati oleh Australia. Pada Senin (14/3), penerbangan dari negeri kangguru itu bertambah dengan pendaratan maskapai Jetstar Airways.
Total hingga saat ini, penerbangan internasional yang dilayani Bandara Ngurah Rai ada sebanyak 5 rute, yaitu Singapura dengan 4 maskapai, Australia dengan rute Melbourne dan Sydney masing-masing 1 maskapai, Narita Jepang dengan satu maskapai, dan Kuala Lumpur Malaysia dengan 1 maskapai.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado mengatakan, Bandara Ngurah Rai kini melayani penerbangan Internasional rute Melbourne secara reguler menggunakan maskapai Jetstar Airways dengan nomor Penerbangan JQ 043. Pesawat itu mendarat perdana pukul 13.39 Wita, dengan mengangkut sebanyak 271 penumpang.
Pada penerbangan perdana itu, Jetstar menggunakan pesawat Boeing 787-8 Dreamliner dengan kapasitas konfigurasi 335 penumpang termasuk bisnis class. “Pesawat ini akan terbang kembali menuju Melbourne pada hari ini, pukul 22.30 Wita,” ucapnya, Selasa (15/3).
Penerbangan Jetstar Airways itu akan beroperasi setiap hari Senin, pukul 12.45 Wita untuk kedatangan dan berangkat kembali ke Melbourne pada hari Selasa pukul 22.30 Wita. Pesawat itu akan terbang setiap seminggu sekali. Saat ini total sebanyak 5 rute penerbangan internasional yang dilayani Bandara Ngurah Rai, yaitu Melbourne, Singapura, Kuala Lumpur, Sydney dan Narita.
Tambahan rute internasional reguler itu tentunya menjadi suatu harapan yang positif bagi industri aviasi dan pariwisata Bali. Dengan terus bertambahnya rute penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai, pihaknya akan terus berbenah untuk memberikan layanan terbaik. Termasuk kelancaran proses pemeriksaan penumpang dengan protokol kesehatan ketat, alur penumpang kami telah atur sebaik mungkin dengan bersinergi bersama seluruh stakeholder terkait.
“Dalam data statistik lalu lintas angkutan udara penerbangan internasional, rata-rata sekitar 200 orang penumpang datang ke Bali setiap harinya. Sedangkan untuk keberangkatan masih di bawah 200 penumpang per hari. Kami tetap optimis capaian tersebut akan bertumbuh,” imbuhnya. (BC5)
















