Beranda Umum Antrean BBM di Bali Mulai Berkurang, Stok Pertalite Dipastikan Aman

Antrean BBM di Bali Mulai Berkurang, Stok Pertalite Dipastikan Aman

0
Antrean BBM di Bali
Kondisi salah satu SPBU di Bali. (ist)

balibercerita.com –
Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali mulai berkurang. Hal itu berdasarkan pemantauan Pertamina Jatimbalinus pada hari kedua penerapan sistem ganjil genap pengisian BBM jenis Pertalite bagi kendaraan roda dua dan roda empat, Minggu (18/10).

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan ketersediaan stok BBM, khususnya Pertalite dan Biosolar, tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemantauan stok dan kondisi SPBU juga dilakukan secara intensif selama 24 jam.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, berdasarkan pemantauan tim di lapangan, penerapan ganjil genap pada hari kedua menunjukkan dampak terhadap penurunan antrean.

“Berdasarkan pantauan kami di lapangan, pada hari kedua penerapan ganjil genap ini terjadi penurunan antrean yang cukup signifikan, hampir di seluruh SPBU di Provinsi Bali,” ujarnya.

Baca Juga:   Kilas Balik Peristiwa Lintas Bali, NTB dan NTT Dipamerkan Antara Bali

Selain memantau kondisi antrean, Pertamina juga melakukan pemantauan stok SPBU secara digital selama 24 jam. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM sekaligus mengantisipasi kebutuhan di SPBU dengan tingkat konsumsi tinggi.

“Kami terus memantau kondisi stok BBM di Bali, khususnya produk Pertalite dan Biosolar, serta terus berkoordinasi dengan seluruh SPBU untuk memastikan ketersediaan stok serta pelayanan berjalan sesuai ketentuan,” kata Ahad.

Koordinasi juga dilakukan dengan Integrated Terminal (IT) Manggis dan Fuel Terminal (FT) Sanggaran untuk mengatur dan memprioritaskan suplai ke SPBU yang memiliki tingkat konsumsi tinggi. Di sisi lain, Pertamina tetap menyiagakan sejumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam. SPBU tersebut tersebar di Kabupaten Jembrana, Tabanan, Karangasem, Buleleng, Badung, serta Kota Denpasar. Langkah ini dilakukan hingga kondisi antrean kembali normal.

Baca Juga:   Anom Gumanti Hadiri Upacara Pacaruan Rsi Gana Pura Tirta Campuhan dan Peresmian Monumen Kalpataru di Patasari Kuta

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan juga terus mengevaluasi perkembangan antrean di Bali. Penyesuaian pola pelayanan maupun distribusi akan dilakukan mengikuti kondisi di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Informasi mengenai layanan SPBU di Bali dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi patraniaga.jatimbalinus dan pertaminabali. Masyarakat juga dapat menyampaikan kendala maupun memperoleh informasi layanan energi melalui Pertamina Contact Center 135,” imbuhnya.

Baca Juga:   Desa Adat Gelar Sidak, Pastikan Kuta Tetap Aman dan Tertib

Sementara itu, dari pengamatan di lapangan, antrean di sejumlah SPBU di Denpasar, Badung, dan Gianyar berkurang signifikan. Di wilayah Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar, tepatnya di dekat simpang Tohpati, antrean bahkan terlihat seperti hari normal. Pengendara sepeda motor bahkan dengan leluasa bisa mengisi BBM.

Di wilayah Jalan Dewi Sri, Legian, layanan pengisian BBM juga terlihat kembali normal. Sementara itu di Gianyar, terdapat sejumlah SPBU yang tutup, salah satunya di Sakah. Namun tidak seperti sebelumnya, sudah tidak ada lagi pengendara yang antre menunggu kedatangan pasokan BBM. Di Ketewel, antrean motor yang sebelumnya meluber ke jalan, kini hanya sampai areal SPBU. (BC5)