Dosen Undiksha Imbau BUMDes Kelola Keuangan dengan Bijak

0
270
Undiksha
Akademisi dari Undiksha, Dr. I Putu Sukma Kurniawan melaksanakan pengabdian mandiri dengan menggandeng BUMDes Bengkala, Kecamatan Kubutambahan. (ist)

Singaraja, balibercerita.com –
Badan usaha milik desa (BUMDes) memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat desa. Namun, sejauh ini masih banyak BUMDes yang belum dikelola secara profesional sehingga perkembangannya cenderung stagnan.

Terkait persoalan tersebut, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) terus berupaya menjadi kampus yang berdampak bagi masyarakat, salah satunya melalui program pengabdian kepada masyarakat, dengan menyasar BUMDes. Salah satu kiprah Undiksha ditunjukkan oleh Dr. I Putu Sukma Kurniawan, dosen Program Studi Akuntansi Undiksha, yang menginisiasi pengabdian mandiri dengan menggandeng BUMDes Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng sebagai mitra.

Pada kegiatan ini, Sukma Kurniawan mendorong optimalisasi pengelolaan BUMDes berbasis akuntansi berkelanjutan. Konsep ini menekankan pentingnya pengelolaan usaha desa yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, namun juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.

Baca Juga:   Tim SAR Kerahkan Segala Upaya Cari Korban Tenggelam di Pantai Kedonganan

“BUMDes sebenarnya adalah kekuatan masyarakat desa. Mereka sadar akan potensi desanya dan mengelola secara mandiri melalui BUMDes. Fungsinya bukan sekadar penggerak ekonomi, tapi juga pemberdayaan masyarakat dan berkelanjutan lingkungan,” ujar Sukma.

BUMDes Bengkala saat ini mengelola sejumlah unit usaha, antara lain simpan pinjam, pertokoan, penyediaan air minum, jasa kredit barang elektronik dan kendaraan, serta unit pengelolaan sampah. Unit pengelolaan sampah menjadi sorotan karena tidak hanya menjaga kebersihan desa, tetapi juga menghasilkan pupuk organik yang bisa menjadi sumber pendapatan baru.

“Kami melihat bagaimana komitmen pengelola BUMDes dalam mengelola sampah. Ini adalah bentuk nyata implementasi akuntansi berkelanjutan yang mempertimbangkan aspek sosial dan lingkungan,” tambah Sukma.

Selain itu, pengabdian ini juga memberikan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat agar lebih memahami pengelolaan uang secara bijak. Sebab, fungsi BUMDes tidak hanya menghasilkan profit, tapi juga berkontribusi dalam edukasi dan pemberdayaan sosial.

Baca Juga:   Tim Tenis Badung Raih Emas Beregu Putra Porprov Bali 2025

Sementara itu, Direktur BUMDes Bengkala, Komang Agus Arianta menyatakan, kehadiran Undiksha sangat membantu dalam optimalisasi badan usahanya. Bahkan kontribusi tersebut menjadi salah satu yang mengantarkan BUMDes Bengkala menyandang status badan hukum. “Sejak berdiri pada 2014 dan saya menjabat mulai 2016, kami terus berbenah. Dengan bantuan Pak Sukma, kami bisa memenuhi syarat legalitas, termasuk pembukuan dan rencana kerja. Akhirnya pada September 2022, BUMDes Bengkala resmi memiliki sertifikat badan hukum,” ungkap Komang.

Ia juga menjelaskan bahwa keberadaan BUMDes sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Masyarakat kini lebih mudah mengakses pinjaman, membeli barang elektronik atau kendaraan secara kredit, mendapatkan air bersih langsung ke rumah, hingga memanfaatkan layanan pengelolaan sampah yang sebelumnya dibuang ke sungai atau dibakar.

Baca Juga:   KLH Cabut Persetujuan Lingkungan 28 Perusahaan Pemicu Banjir di Sumatra

“Dampak kolaborasi dengan Undiksha sangat positif, terutama dalam pengelolaan sampah dan akuntansi. Harapan kami ke depan adalah terus mendapatkan pendampingan dan dukungan alat, seperti mesin pembakaran sampah yang ramah lingkungan,” imbuhnya.

BUMDes Bengkala kini tengah merencanakan unit usaha baru berupa peternakan ayam petelur. Dalam pengembangannya, aspek pengelolaan limbah dan berkelanjutan tetap menjadi perhatian.

Pengabdian yang dilakukan ini sekaligus mendukung pencapaian sustainable development goals (SDGs) desa, tidak hanya oleh pemerintah pusat, tetapi juga oleh pemerintah desa dan masyarakatnya. Universitas Pendidikan Ganesha melalui para akademisinya menunjukkan bahwa sinergi kampus dan desa mampu mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak luas. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini