Beranda Budaya Banyu Pinaruh, Umat Hindu Padati Pangelukatan Tirta Taman Mumbul Pancoran Solas

Banyu Pinaruh, Umat Hindu Padati Pangelukatan Tirta Taman Mumbul Pancoran Solas

0
Banyu pinaruh
Antusiasme umat Hindu malukat di Tirta Taman Mumbul Pancoran Solas, Desa Sangeh, saat hari Banyu Pinaruh, Minggu (1/11). (BC9)

balibercerita.com –
Ribuan pamedek memadati Tirta Taman Mumbul Pancoran Solas, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal saat Hari Banyu Pinaruh, Minggu (1/11). Kedatangan umat Hindu dari berbagai wilayah Bali untuk melukat ini pun meningkat sekitar 300 persen dari hari biasa.

Manajer Pengelola Tirta Taman Mumbul Pangelukatan Pancoran Solas, Sangeh, I Gusti Ngurah Putu Buda mengatakan, kedatangan pamedek mulai terlihat sekitar pukul 04.30 Wita. Jumlahnya pun diperkirakan terus bertambah hingga pukul 21.00 Wita. “Memang setiap Bayu Pinaruh ramai seperti ini. Bahkan pamedek terus meningkat,” ujarnya.

Baca Juga:   Aksara Bali Berhasil Didaftarkan ke Unicode

Buda menjelaskan, kunjungan pada momentum hari Banyu Pinaruh diperkirakan mencapai sekitar 300 persen. Lonjakan itu membuat kawasan panglukatan jauh lebih ramai dibandingkan aktivitas pada hari-hari normal.

“Meski jumlah pengunjung meningkat, para pamedek tetap mengikuti antrean untuk mendapatkan giliran melaksanakan ritual. Mereka datang secara bergantian sehingga proses panglukatan dapat terus berlangsung di tengah tingginya jumlah kunjungan,” jelasnya.

Baca Juga:   Giri Prasta Berencana Anggarkan Dana Piodalan Semua Pura di Badung

Ia menerangkan, kondisi kunjungan saat ini berbeda dibandingkan dengan sebelumnya. Sebab, masyarakat yang datang untuk malukat umumnya berasal dari desa-desa sekitar dengan berjalan kaki. Seperti Carangsari, Sangeh, dan Abiansemal.

“Lambat laun karena ini kita tata menjadi salah satu tujuan wisata. Kita tata di tahun 2017, 2018 itu, mulai ada peningkatan orang untuk melakukan ritual pangelukatan,” paparnya. (BC9)

Baca Juga:   Vihara Dharmayana Kuta, Jejak Tionghoa-Bali yang Bertahan Sejak Abad ke-18