Beranda Umum Jalan di Simpang Siligita Diperlebar, Proyek Rp2,4 Miliar Ditargetkan Rampung Desember

Jalan di Simpang Siligita Diperlebar, Proyek Rp2,4 Miliar Ditargetkan Rampung Desember

0
Simpang Siligita
Pelebaran jalan di simpang Siligita, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kamis (24/9). (ist)

balibercerita.com –
Dinas PUPR Kabupaten Badung melakukan penataan sekaligus pelebaran jalan di kawasan simpang Siligita, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan. Pekerjaan ini dilakukan sebagai langkah untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut, terutama saat sore hari.

Proyek pelebaran jalan tersebut ditargetkan berlangsung hingga Desember 2026. Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan ini memiliki nilai anggaran lebih dari Rp2,4 miliar dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra mengatakan, pelebaran jalan dilakukan karena kondisi lalu lintas di simpang Siligita yang hampir setiap sore mengalami kepadatan. Penataan tersebut juga dilakukan atas instruksi Bupati Badung agar akses kendaraan menuju Jalan Dharmawangsa dapat lebih lancar.

Baca Juga:   Garuda Indonesia Kembali Pelopori Penerbangan Australia-Bali 

“Sesuai dengan instruksi bupati juga dan kami berkoordinasi dengan PDAM, artinya kondisi tersebut, nah kita ingin membuat lagi satu satu jalur untuk belok kiri jalan terus,” ujarnya, Kamis (24/9).

Dalam pengerjaan tersebut, lahan yang dimanfaatkan sebelumnya dikelola oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama atau PDAM Badung. Di lokasi tersebut terdapat bangunan reservoir yang digunakan untuk menampung air sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Baca Juga:   Badung Lifeguard Kejar Tambahan 58 Personel, Pengamanan Pantai Diperkuat

Meski menggunakan area yang sebelumnya dimanfaatkan PDAM, Teddy memastikan pekerjaan pelebaran tidak mengganggu jaringan perpipaan yang berada di bawah lahan tersebut. Hal ini menjadi salah satu aspek yang turut diperhatikan selama pengerjaan.

“Tetapi tidak mengganggu daripada. existing di bawah tersebut ya, itu ada pipa dan sebagainya. Tidak mengganggu itu. Kita kan juga harus memperhatikan itu juga biar tidak mengganggu pipa, pipa induk, dan pipa yang lainnya,” terangnya.

Teddy menjelaskan, pelebaran akan dilakukan pada ruas sepanjang sekitar 400 meter dengan tambahan lebar jalan kurang lebih 3,5 meter. Pekerjaan mencakup penataan dan perataan lahan agar memiliki elevasi yang sesuai dengan jalan eksisting, sebelum kemudian dilanjutkan dengan pengaspalan.

Baca Juga:   Palsukan Data Perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan, Pasutri Rusia Dideportasi

“Ada di bulan awal bulan September kalau tidak salah (mulai pengerjaan). Yang jelas sudah dilaksanakan,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut tercatat sebagai belanja modal jalan kabupaten dengan kegiatan penataan simpang Siligita (PDAM). Kontrak pekerjaan ditetapkan pada 26 Agustus 2026.

Pekerjaan pelebaran jalan tersebut memiliki nilai anggaran lebih dari Rp2,4 miliar. Durasi pelaksanaan 120 hari kalender dan ditargetkan selesai pada Desember 2026. (BC9)