Niat Ambil Bola yang Hanyut, Dua Bocah Terseret Ombak di Pantai Kuta

0
25
Bocah hanyut Kuta
Petugas SAR melakukan pencarian korban. (ist)

balibercerita.com –
Niat mengambil bola yang hanyut ke laut berujung petaka. Dua bocah asal Kuta, Kabupaten Badung, dilaporkan terseret arus dan hilang di Pantai Kuta pada Minggu (7/6) sekitar pukul 18.05 Wita. Hingga Senin (8/6) pagi, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap kedua korban.

Korban diketahui bernama Airlangga Andrianto (13) dan Noval Aditya Saputra (8), yang tinggal di Jalan Mataram, Kuta. Sebelum kejadian, keduanya sedang bermain bola di bibir pantai. Beberapa kali bola yang mereka gunakan terbawa ombak ke laut. Namun naas, saat berusaha mengambil bola yang kembali hanyut, keduanya diduga terseret arus kuat dan menghilang dari pandangan para pengunjung yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga:   Masyarakat Bhuana Giri Dilatih Hadapi Potensi Erupsi Gunung Agung

Informasi kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 18.50 Wita dari seorang pelapor bernama Asad. Menindaklanjuti laporan itu, enam personel SAR langsung diberangkatkan menuju Pantai Kuta untuk melakukan upaya pencarian.

“Karena kondisi hari yang mulai gelap dan jarak pandang yang terbatas, pencarian pada malam hari dilakukan dengan menyisir sepanjang garis pantai. Meski telah dilakukan hingga pukul 22.00 Wita, kedua korban belum berhasil ditemukan,” Kepala Kantor SAR Denpasar Nyoman Sidakarya.

Baca Juga:   PSI Wacanakan Perampasan Aset Kader Terlibat Korupsi

Memasuki hari kedua operasi SAR, pencarian kembali dilanjutkan dengan mengerahkan tim darat dan tim laut. Satu unit rubber boat diturunkan untuk menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian, sementara Balawista Kuta melakukan pencarian menggunakan satu unit jet ski.

Tim SAR darat melakukan penyisiran ke arah selatan sejauh kurang lebih 1 kilometer dari titik terakhir korban terlihat. Sedangkan tim SAR laut merencanakan pencarian di area sekitar lokasi kejadian dengan cakupan seluas 3 mil laut persegi.

Baca Juga:   Lestarikan Adat dan Budaya, BRI Tabanan Serahkan Bantuan Pembangunan Pura di Desa Soka

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek Kuta, Polairud Polresta Denpasar, Babinpotmar, Balawista Kuta, Banser, BRC, pihak keluarga, serta masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, kedua bocah tersebut masih dalam pencarian. Tim SAR terus berupaya memaksimalkan penyisiran di laut maupun di sepanjang pesisir Pantai Kuta dengan harapan korban segera ditemukan. (BC5)