6.500 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB Prabhu Udayana 2025, Rektor Tegaskan Tanpa Kekerasan dan Diskriminasi

0
382
Unud
Wamen Diktisaintek bersama Rektor Unud, panitia, dan mahasiswa saat berfoto bersama. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Sebanyak 6.500 mahasiswa mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Prabhu Udayana 2025 yang digelar Universitas Udayana (Unud) pada 12–13 Agustus 2025, di Kampus Jimbaran. Kegiatan ini dibuka secara resmi di gedung Auditorium Widya Sabha dan dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek).

Peserta PKKMB kali ini terdiri atas 6.372 mahasiswa baru, 119 mahasiswa lama, serta 9 mahasiswa baru program kelas internasional. Mengusung tema “Ksatria Abhipraya, Adhyastaning Dharma”, kegiatan ini bertujuan membentuk pribadi tangguh, cerdas, dan berdedikasi dalam pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga:   TPA Suwung Dibatasi, Mulai April Hanya Boleh Terima Sampah Anorganik

Ketua Panitia PKKMB 2025, Dr. I Nyoman Bagiastra, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini tetap memberi ruang besar bagi peran aktif mahasiswa sebagai panitia, sebagaimana tahun sebelumnya. “Kita ingin suasana baru yang penuh inovasi, tapi tetap mengacu pada pedoman dan etika yang berlaku,” ujarnya.

Rektor Unud, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., dalam sambutannya menekankan pentingnya PKKMB sebagai gerbang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan kampus dan nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia juga menegaskan bahwa PKKMB di Universitas Udayana dilaksanakan tanpa kekerasan, perundungan, perpeloncoan, dan segala bentuk diskriminasi. “Kita semua berkomitmen menjadikan PKKMB sebagai kegiatan yang humanis, inklusif, dan membangun rasa persaudaraan,” tegasnya.

Baca Juga:   Pertamuda Seed & Scale 2025: 89 Mahasiswa Lolos Tahap Elevator Pitch

Sementara itu, Menteri Diktisaintek Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., dalam sambutan virtualnya mengajak mahasiswa baru memanfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan karakter dan kemampuan yang relevan dengan tantangan zaman. Ia juga menyoroti pentingnya inovasi dan kolaborasi lintas disiplin demi kemajuan bangsa.

Pembukaan PKKMB ditandai dengan penancapan kayonan oleh Wamen Diktisaintek dan Rektor Unud, serta penyematan nametag kepada perwakilan peserta. Hari pertama diisi dengan berbagai materi penting, mulai dari pencegahan kekerasan di kampus, pemaparan visi-misi oleh para wakil rektor, hingga sesi inspiratif dari Cinta Laura Kiehl melalui program “Brand Moment.”

Baca Juga:   Maskapai Dunia Menggeliat, Bandara Ngurah Rai Catat Tren Positif Pascapandemi Covid-19

Acara juga diramaikan oleh Udayana Kreatif, Panggung Prestasi Mahasiswa, hingga Deklarasi Mahasiswa Baru 2025. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal mahasiswa baru dalam membentuk jati diri yang unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini