balibercerita.com –
Dinding Underpass Dewa Ruci nampak kinclong sejak Kamis (25/9) siang. Sebagian sisi dinding nampak merona setelah dilakukan pengecatan baru, sedangkan sisi lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Provinsi Bali, Setiono menjelaskan bahwa pengecatan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan berkala. Pekerjaan di Underpass Simpang Dewa Ruci dilaksanakan dalam satu paket dengan pemeliharaan Underpass Ngurah Rai.
“Pengerjaannya sama, satu kontrak. Kalau di Underpass Ngurah Rai ada injeksi beton sekaligus pengecatan, di Underpass Simpang Dewa Ruci hanya pengecatan ornamen dinding,” ujarnya.
Pengecatan Underpass Simpang Dewa Ruci sudah dimulai sejak awal Agustus, diawali dengan cat dasar lalu dilanjutkan cat utama. Meski sempat terhambat akibat banjir, pekerjaan tidak diulang dari awal. Pihaknya hanya membersihkan area yang terkena lumpur kemudian melanjutkan pengecatan. Targetnya, pengecatan bisa rampung pada minggu kedua atau ketiga Oktober.
Setiono menegaskan, program pemeliharaan ini sudah dianggarkan dan dikontrakkan sebelum banjir yang terjadi awal September lalu. Kegiatan ini merupakan pemeliharaan rutin lima tahunan. Adapun ornamen yang mengalami kerusakan saat banjir hanya bersifat kecil akibat rangka besi di dalamnya yang berkarat, bukan karena terendam air.
“Ornamen memang ada besi di dalamnya, kalau sudah lama bisa berkarat dan patah. Itu sudah kami perbaiki,” jelasnya.
Selama pengerjaan, tantangan terbesar adalah arus lalu lintas yang padat. Untuk meminimalisir risiko, pekerjaan dilakukan malam hari, mulai pukul 20.00 hingga 06.00 Wita. Namun, bila situasi memungkinkan, pengerjaan juga dilakukan pada sore hari. (BC5)

















