Bupati Giri Prasta Hadiri Upacara Pedudusan Alit di Pura Dalem Bagendra Sari Gerih

0
21
Giri Prasta
Bupati Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Padudusan Alit Pujawali Betara Turun Kabeh di Pura Dalem Bagendra Sari Gerih, Kecamatan Abiansemal. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –

Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Pedudusan Alit, Medasar Caru Manca Sanak Agung (Pujawali Betara Turun Kabeh) di Pura Dalem Bagendra Sari Gerih (Kawitan Gerih Pusat) Kecamatan Abiansemal, Rabu (16/3). Karya yang dipuput oleh Jero Gede Senggu Temburu Wasa, Banjar Lambing, Sibang itu, dilaksanakan dengan tetap mengedepankan prokes.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta menyerahkan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp 225 juta kepada Manggala Karya, Nyoman Gede Betha Aryawan yang disaksikan oleh masyarakat setempat. Turut hadir, anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Ponda Wirawan, Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gede Eka Sudarwitha, Camat Abiansemal Ida Bagus Mas Arimbawa, Perbekel Abiansemal Ida Bagus Bisma Wiratma, Bendesa Adat Gerih, I Ketut Riasa serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:   Tumpek Wariga, Pemkab Badung Gelar Persembahyangan Bersama 

Dalam sambutannya, Bupati Giri Prasta mengatakan, pelaksanaan upacara dan upakara ngenteg linggih keluarga besar khususnya kepada Bendesa Gerih yang ada di Provinsi Bali, sepenuhnya didukung oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Hal itu sebagai wujud sradha bhakti umat beragama Hindu yang dari dulu tetap bersatu.

”Kami sudah putuskan, di dalam kegiatan pelaksanaan upakara dan upacara hari ini, kami selaku Pemerintah Kabupaten Badung mendukung penuh kegiatan ini, disamping sebagai wujud peduli kita dari segi mempertahankan, menunjukkan estetika adat, agama, tradisi, seni dan budaya, kami bantu hari ini melalui dana BKK sebesar Rp 225 juta untuk upakara dan upacara ini. Astungkara warga kami yang ada di Bendesa Gerih ini tidak mengeluarkan iuran sedikitpun untuk pelaksanaan kegiatan ini. Dimana sebagai wujud sumbangsih pasemetonan di sini yakni kehadiran Beliau yang hadir di sini untuk melaksanakan persiapan pelaksanaan upacara, disamping gotong royong kita bisa tetap lakukan,”ujarnya.

Baca Juga:   Masineb, Pujawali di Dang Kahyangan Pura Luhur Kubontingguh

Sementara itu, Manggala Karya Nyoman Gede Betha Aryawan mengatakan, sebelum pelaksanaan puncak karya pada Purnama Kedasa tanggal 17 Maret 2022, sehari sebelumnya diselenggarakan upacara Pecaruan Manca Sanak Agung. Atas petunjuk dari para sulinggih, bahwa upacara yang dilaksanakan madyaning utama, selanjutnya setelah dilaksanakanya puncak karya, dilakukan bhakti penganyaran pertama dan panyineban Ida Bhtara pada rahina Radite Kliwon tanggal 20 Maret tahun 2022.

Baca Juga:   Persembahyangan Tolak Bala Keluar Vihara Dharmayana Kuta Diputuskan Ditiadakan

“Karya ini dilaksanakan oleh seluruh prati sentana Bendesa Gerih, baik yang ada di Bali, Sulawesi, Lombok, Jawa, Sumatra dan Kalimantan. Setelah pelaksanaan daripada karya ini, hal yang menjadi utama kita yakni sebagai dasar untuk nangun yadnya pedudusan agung,” jelasnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini