Arus Lalin di Kuta Alami Penyesuaian Selama Upacara Nangluk Merana Berlangsung

0
241
Nangluk merana
Denah arus lalu lintas yang akan dilalui serangkaian upacara nangluk merana di Desa Adat Kuta. (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

Sejumlah ruas jalan di wilayah Kelurahan Kuta akan dilakukan sistem buka tutup, saat pelaksanaan upacara nangluk merana di Desa Adat Kuta, Rabu (30/11). Sistem ini diterapkan mulai dari pukul 07.00 Wita sampai pukul 11.00 Wita, atau saat Ida Batara Pelawatan masing-masing banjar melaksanakan upacara di masing-masing perempatan banjar. Khusus untuk Jalan Majapahit, akan dilakukan penutupan total selama prosesi berlangsung. Sebab upacara akan digelar di jalan itu dan titik upacara di tempat itu ada 3 lokasi.

Bendesa Adat Kuta Wayan Wasista menerangkan, serangkaian datangnya Sasih Kanem kalender Bali yang dipercaya sebagai sasih merana (wabah penyakit), pihaknya akan kembali melaksanakan tradisi nangluk merana. Maka dari itu, sejumlah arus lalin di Kuta akan dilakukan penyesuaian, saat pelaksanaan upacara dilaksanakan pada titik tertentu oleh masing-masing banjar di Desa Adat Kuta. 

Baca Juga:   KPS Tukad Mati Lestari "Keroyok" Sampah di Muara, Forum BELATI Resmi Dideklarasikan

“Prosesi upacara di masing-masing perempatan akan dilaksanakan sejak pukul 07.00 Wita sampai pukul 11.00 Wita. Dalam satu lokasi upacara prosesi biasanya memakan waktu selama 1 jam. Tapi untuk di Jalan Majapahit itu memang agak lama, karena di sana ada 3 titik yang menjadi lokasi upacara,” ungkapnya.

Titik persimpangan yang menjadi lokasi upacara yang dilaksanakan oleh masing-masing banjar, yaitu Jalan Majapahit, pada titik batas gebyok kaler, tengah, dan kelod. Kemudian catus pata Bemo Corner, pertigaan Pasar Kuta titik depan Pura Desa, tirik Ciri Banjar Temacun, Perempatan Kalianget Sengol Kuta, Perempatan SD 1 Kuta, Pertigaan Buni Sari, Pura Unggan-unggan depan Pantai Kuta (depan hotel Grand Inna Kuta), depan pertigaan Pasar Seni Kuta, patung Baruna simpang Banjar Segara, perempatan Jalan Kediri, serta Pantai Kuta titik depan Pura Segara.

Baca Juga:   Undiksha Dorong Pembangunan Desa Lewat Inovasi Mahasiswa

Pada pukul 12.00 Wita, Ida Batara Pelawatan seluruhnya akan diiring untuk distanakan di Pura Dalem Kahyangan. Lokasi itu menjadi pusat pelaksanaan Upacara Nangluk Merana Desa Adat Kuta. Ada beberapa pelawatan dari 6 banjar yang nantinya akan dilinggihkan di Pura Dalem Kahyangan yaitu Pelasa, Pemamoran, Jaba Jero, Pande, Tegal dan Tanjung Pikat Banjar Segara. Pada saat puncak prosesi upacara dilaksanakan, arus lalu lintas akan kembali dinormalisasi.

Baca Juga:   4.426 Penumpang Terdampak Penutupan Jalur Udara Timur Tengah, Imigrasi Ngurah Rai Berlakukan ITKT dan Overstay Nol Rupiah

Pihaknya memohon permakluman kepada pengendara, jika dalam prosesi nantinya berpotensi menimbulkan dampak gangguan kelancaran arus lalin. Pihaknya juga mengimbau para pengendara dapat mencari jalur alternatif lain selama prosesi di jalan itu berlangsung sehingga prosesi dapat berlangsung dengan khidmat dan pengendara dapat sampai di tujuan tanpa mengalami kendala di lapangan. 

“Kami sudah melaksanakan rapat dengan instansi terkait. Nanti petugas l dari Dishub Badung, Pol PP, Koramil Kuta, Polsek Kuta, Pecalang desa, Jagabaya, Linmas Kelurahan Kuta, satpam pasar seni, serta Satgas Pantai Kuta akan mengatensi di lapangan. Petugas nanti akan berjaga di masing-masing persimpangan sekaligus akan mengarahkan pengendara,” pungkasnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini