Tawur Balik Sumpah Utama di Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung

0
335
Puspem Badung
Bupati Adi Arnawa didampingi Wabup Bagus Alit Sucipta saat upacara pedanan di Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Rabu (2/7). (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan upacara Tawur Balik Sumpah Utama di Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, pada Buda Kliwon Matal, Rabu (2/7). Upacara ini merupakan rangkaian Karya Mapadudusan Agung, Menawa Ratna, dan Mapaselang yang puncaknya pada Purnama Kasa, 10 Juli 2025 mendatang.

Upacara tawur dihadiri Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa didampingi Wabup Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti beserta unsur pimpinan DPRD, Sekda Badung, IB Surya Suamba, Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa beserta ketua organisasi wanita, Ketua PHDI Badung, I Gede Rudia Adiputra, pimpinan perangkat daerah, Widya Sabha, Listibiya, serta bendesa adat se-Badung.

Setelah tawur, dilanjutkan upacara pedanan yang di-puput Ida Pedanda Gede Putra Pasuruan Griya Magelung Sangeh. Pada upacara ini, bupati, wakil bupati, ketua DPRD, ketua TP PKK, dan pimpinan perangkat daerah berkesempatan mundut Ida Batara dari utamaning mandala Pura Lingga Bhuwana kairing maider di genah tawur dan munggah di Bale Pedanan. Bupati juga madana punia dalam upacara pedanan tersebut.

Baca Juga:   Karya Mapadudusan Agung di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung Masineb

Usai melakukan persembahyangan bersama, Bupati Adi Arnawa mengharapkan, melalui karya ini dapat diberikan jalan yang terbaik, ketenangan, kedamaian, dan kenyamanan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Selama pelaksanaan karya ini, Bupati Adi Arnawa juga berharap karyawan-karyawati Pemkab Badung ikut ngaturang ayah dan melakukan persembahyangan di Pura Lingga Bhuwana. “Mari kita bersama-sama berdoa, nunas ica, semoga kita diberikan keselamatan,” tambahnya.

Baca Juga:   Tumpek Kandang, Ajaran Suci untuk Menghormati dan Menjaga Kehidupan Satwa

Ia juga menyampaikan bahwa karya tawur balik sumpah merupakan wujud syukur serta persembahan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) dan para dewa yang berstana di Pura Lingga Bhuwana. “Memohon kepada Beliau agar senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, kelancaran dalam melaksanakan tugas serta agar keseimbangan dan keharmonisan antara manusia dengan alam semesta tetap terjaga,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Badung, l Gde Eka Sudarwitha menjelaskan, Karya Tawur Balik Sumpah Utama yang dilaksanakan di nistaning mandala Pura Lingga Bhuwana di-puput tujuh sulinggih. Mereka adalah, Ida Pedanda Gde Oka Watulumbang Griya Magelung Baha, Ida Pedanda Gede Putra Dharma Griya Budha Ulun Uma Gulingan, Ida Bhujangga Rsi Wyawasthana Griya Sembung, Pandita Mpu Jaya Wijayananda Griya Kutuh, Sira Mpu Brahma Puja Dharma Sidhi Griya Munggu, Ida Bhagawan Raka Kemenuh Griya Gede Taman, dan Ida Bhagawan Rsi Agung Dhamar Jaya Manuaba Pemecutan Kerobokan.

Baca Juga:   Pura Beji Sangsit, Bukti Kecerdasan Leluhur Orang Bali

Upakara tawur berupa kebo, banteng, kambing, bawi, angsa, banyak, asu belang bungkem, bebek bulu sikep, bebek belang kalung, bebek cemani, bebek sumian, dan ayam panca sata. Upacara tawur juga diisi wali rejang dewa, baris gede, wayang lemah, dan topeng sidakarya. Dudonan karya selanjutnya yaitu malasti dan mendak agung pada 4 Juli. Puncak karya pada Wraspati Pon Wuku Uye dan Purnama Kasa pada 10 Juli. Dari puncak karya, Ida Batara akan nyejer selama tiga hari dan masineb pada 13 Juli 2025. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini