Beranda Wisata Kunjungan Wisatawan ke Pantai Melasti Meningkat di Tengah Isu BBM

Kunjungan Wisatawan ke Pantai Melasti Meningkat di Tengah Isu BBM

0
Pantai Melasti
Wisatawan yang masuk ke kawasan Pantai Melasti. (ist)

balibercerita.com –
Dinamika pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat memengaruhi mobilitas masyarakat di Bali tidak berdampak

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

terhadap kunjungan wisatawan ke Pantai Melasti, Ungasan, Kuta Selatan. Jumlah kunjungan masih normal, bahkan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ketua Pengelola Pantai Melasti, Wayan Karnawa mengatakan, kunjungan wisatawan saat ini rata-rata mencapai 4.000 orang per hari. Jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 6.000 orang saat akhir pekan. “Untuk kunjungan saat ini masih normal seperti hari biasa. Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, masih ada peningkatan sekitar 10 persen,” ujarnya.

Baca Juga:   Kunjungan ke Pantai Jerman Masih Didominasi Wisatawan Domestik

Karnawa menjelaskan, kondisi kunjungan saat ini masih berada dalam periode low season. Peningkatan diperkirakan mulai terlihat pada November dan Desember, seiring memasuki periode liburan akhir tahun. Pada musim ramai atau high season, jumlah kunjungan ke Pantai Melasti diperkirakan dapat mencapai 7.000 hingga 9.000 orang.

Baca Juga:   Unik, Pura di Tengah Kolam Taman Mumbul Sangeh

Dari total kunjungan tersebut, sekitar 35 persen merupakan wisatawan mancanegara, sedangkan sisanya wisatawan domestik. Wisatawan domestik didominasi pengunjung dari Pulau Jawa yang datang bersama rombongan maupun melalui kegiatan kantor. Sementara itu, wisatawan asing yang banyak berkunjung berasal dari Australia dan Rusia.

Saat ini, tarif masuk wisatawan dewasa domestik sebesar Rp10.000 dan wisatawan asing Rp15.000. Adapun tarif anak-anak masing-masing Rp2.000 untuk wisatawan domestik dan Rp3.000 untuk wisatawan asing. Namun tidak menutup kemungkinan kedepan tarif tersebut akan mengalami penyesuaian dengan mempertimbangkan kondisi pasar serta perkembangan destinasi wisata lainnya.

Baca Juga:   Sirkuit Mandalika, Lintasan Balap yang Indah dan Penuh Kejutan

Selain menjaga kualitas layanan, pengelolaan kawasan tetap memperhatikan kebersihan kawasan pantai. Kegiatan pembersihan dilakukan secara rutin oleh tenaga kebersihan dan diperkuat melalui gotong royong setiap dua minggu sekali atau menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari pemeliharaan kawasan agar tetap bersih dan nyaman di tengah aktivitas wisata yang terus berjalan, sekaligus mengantisipasi peningkatan kunjungan menjelang akhir tahun. (BC5)