Beranda Umum TNI AU Perkuat Kesiapan Personel Dukung Keselamatan Bandara

TNI AU Perkuat Kesiapan Personel Dukung Keselamatan Bandara

0
TNI AU
Latihan penanganan kondisi darurat di Bandara Ngurah Rai. (ist)

balibercerita.com –
Kesiapan personel menjadi salah satu hal yang terus diperkuat Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai dalam mendukung keselamatan dan keamanan penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Salah satunya melalui keterlibatan dalam Airport Emergency Exercise (AEE) 2026.

Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb David Dwi Martin Warginanto mengatakan, latihan tersebut menjadi momentum untuk me-refresh sekaligus menguji kembali kemampuan personel dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan bandara. Menurutnya, Lanud I Gusti Ngurah Rai memiliki peran dalam mendukung keselamatan dan keamanan penerbangan. Keterlibatan tersebut juga menjadi bagian dari tugas Lanud dalam Komite Keselamatan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Baca Juga:   Gempa M7,7 Guncang Flores, Tsunami Terdeteksi di Sikka hingga Labuan Bajo

“Untuk kami dari TNI Angkatan Udara, dalam hal ini Lanud I Gusti Ngurah Rai, otomatis kita juga punya landasan dan kewajiban untuk tetap berkontribusi langsung. Memang sudah menjadi tugas kami untuk ikut serta dalam Komite Keselamatan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah aspek yang menjadi ruang keterlibatan TNI AU ketika terjadi kondisi darurat di bandara. Aspek dimaksud diantaranya terkait ancaman keamanan dan keselamatan serta penanganan kecelakaan pesawat udara.

Baca Juga:   Cegah Rabies dan Perkembangan Anjing Liar, Dinas Pertanian Denpasar Lakukan Ini

Dalam latihan tersebut, Lanud I Gusti Ngurah Rai mengerahkan personel dengan kemampuan pengamanan maupun penyelamatan. Keduanya disiapkan untuk mendukung penanganan apabila terjadi kondisi yang membutuhkan respons lintas instansi.

“Kami akan terlibat langsung dalam penanganan, contohnya pada faktor ancaman keamanan dan keselamatan bandara. Kami juga akan membantu karena kami punya kemampuan untuk penanganan kecelakaan pesawat udara,” katanya.

Ia menambahkan, personel lanud yang terlibat terdiri dari unsur pengamanan terbuka dan tertutup. Selain itu, tim rescue TNI AU juga disiapkan untuk membantu proses penanganan keadaan darurat di kawasan bandara. “Kami terlibat di dua aspek tersebut. Jadi, kami juga punya kemampuan untuk membantu Bandara I Gusti Ngurah Rai,” jelasnya.

Baca Juga:   Kejar Program Badung Terang, Pemkab Kaji Keterlibatan Pihak Ketiga Percepat Pemasangan LPJU

Dalam AEE 2026, Lanud I Gusti Ngurah Rai mengerahkan sekitar 30 personel. Mereka dibagi ke dalam dua tim sesuai dengan kebutuhan dan skenario latihan yang ditetapkan penyelenggara. “Kita untuk personel yang terlibat, sesuai dengan permintaan dari penyelenggara, kurang lebih sekitar 30 orang, terbagi menjadi dua tim,” pungkasnya. (BC5)