Mancing Sambil Ngayah, Ratusan Pemancing Ramaikan Lomba Air Deras di Banjar Bengkel

0
10
Mancing
Suasana lomba memancing di Subak Banjar Bengkel, Tabanan. (ist)

balibercerita.com –
Saluran irigasi Subak Banjar Bengkel, Desa Bengkel Sari, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, dipenuhi ratusan pemancing pada Minggu (7/6). Lomba mancing air deras yang digelar sebagai bagian dari penggalangan dana karya ngenteg linggih Pura Dalem itu mendapat sambutan luar biasa dari para mancing mania yang datang dari berbagai daerah.

Tingginya animo peserta mendapat apresiasi dari Bendesa Adat Banjar Bengkel, I Nyoman Dalem Soka Arta. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan krama desa, Sekaa Teruna Widya Mekar, dan Sekaa Teruni Sartika Dewi tersebut berlangsung sukses berkat dukungan berbagai pihak dan semangat kebersamaan masyarakat.

“Kami mewakili krama Desa Adat Banjar Bengkel, termasuk Sekaa Teruna Widya Mekar dan Sartika Dewi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh mancing mania yang telah berpartisipasi. Antusiasme peserta sangat tinggi. Kebetulan hari ini juga bertepatan dengan hari libur sehingga banyak peserta yang hadir,” ujarnya.

Baca Juga:   Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

Meski panitia awalnya menyiapkan 1.000 kupon, penjualan sengaja dibatasi untuk menjaga kenyamanan peserta dan menyesuaikan kapasitas lokasi lomba. Hasilnya, lebih dari 700 kupon berhasil terjual.

“Dari awal memang sudah kami antisipasi karena kapasitas lokasi maksimal sekitar 700 orang. Kami membatasi penjualan kupon agar seluruh peserta mendapatkan tempat yang nyaman dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan,” jelas Soka Arta.

Menurutnya, kesuksesan kegiatan ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai elemen masyarakat. Sejumlah tokoh, perwakilan anggota DPRD, pihak swasta, hingga pelaku usaha di sekitar desa turut memberikan bantuan dan kontribusi untuk menyukseskan acara. “Kami juga mendapat dukungan dari beberapa pihak. Walaupun tidak semuanya hadir secara langsung, ada perwakilan yang datang untuk memberikan kontribusi kepada kami,” katanya.

Baca Juga:   Program S3 Ilmu Pendidikan Undiksha Gelar Aksi Sosial, dari Donor Darah hingga Renovasi Rumah

Kegiatan ini menjadi bentuk gotong royong masyarakat dalam mendukung persiapan karya ngenteg linggih Pura Dalem yang direncanakan berlangsung pada tahun 2028. Hingga saat ini, dana yang berhasil dihimpun dari urunan krama serta berbagai kegiatan penggalangan dana diperkirakan telah mendekati Rp800 juta. Sementara, kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan karya diperkirakan mencapai Rp1 miliar hingga Rp1,2 miliar. “Karena itu, kami akan terus berupaya mencari sumber pendanaan agar kebutuhan tersebut bisa terpenuhi,” ungkapnya.

Baca Juga:   Dorong Perumahan Pro Rakyat, Seniman Bali Disiapkan Rusun di Denpasar

Terkait kemungkinan digelarnya kembali lomba serupa, pihak desa adat akan membahasnya melalui paruman bersama krama mengingat kebutuhan dana yang masih cukup besar, peluang pelaksanaan kembali kegiatan tersebut terbuka lebar. “Setelah ini kami akan mengadakan paruman desa adat. Jika krama masih menghendaki kegiatan ini dilanjutkan karena kebutuhan dana untuk karya masih besar, maka kemungkinan akan kembali digelar. Namun yang pasti pada bulan Desember nanti akan ada lomba mancing lagi,” pungkasnya.

Ajang mancing yang memadukan hobi, kebersamaan, dan semangat ngayah ini pun menjadi bukti bahwa kreativitas masyarakat desa mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pelestarian tradisi dan kehidupan adat di Bali. (BC5)