Mangupura, balibercerita.com –
Penumpang internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai kini dapat menikmati proses keberangkatan yang lebih cepat dan nyaman. Mulai 12 Juni 2025, PT Angkasa Pura Indonesia melakukan penyesuaian sistem pemeriksaan bagasi tercatat, sebagai bagian dari peningkatan standar keamanan dan kenyamanan layanan.
Salah satu perubahan utama adalah lokasi pemeriksaan bagasi tercatat yang kini dilakukan setelah proses check-in, menggantikan sistem lama yang memeriksa bagasi di pintu masuk terminal. Penyesuaian ini memungkinkan penumpang langsung menuju konter check-in begitu tiba di bandara, tanpa harus berhenti lebih dulu untuk pemeriksaan bagasi.
“Langkah ini kami ambil untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih efisien dan menyenangkan, tanpa mengurangi standar keamanan yang sudah ditetapkan,” ujar Wahyudi, PGS General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Kebijakan baru ini sejalan dengan Keputusan Menteri Perhubungan RI No. KM 39 Tahun 2024 yang mewajibkan penyelenggara bandara mengadopsi program keamanan berbasis teknologi mutakhir. Di antaranya adalah penerapan X-Ray MVXR di Hold Baggage Screening Check Point (HBSCP) serta pemeriksaan penumpang dan bagasi kabin di Passenger Security Check Point (PSCP) setelah check-in.
Selain meningkatkan keamanan, sistem baru ini juga mempercepat alur pemeriksaan dan mengurangi antrean, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi para pengguna jasa bandara.
“Seluruh penumpang yang berada di ruang tunggu kini telah melalui proses pemeriksaan yang ketat namun efisien. Ini penting agar mereka bisa menikmati fasilitas bandara dengan tenang sebelum keberangkatan,” tambah Wahyudi.
Sebelumnya, sistem serupa telah diterapkan lebih dulu di Terminal Keberangkatan Domestik dan terbukti efektif dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. (BC5)

















